Rodri Handball, Kok Everton Nggak Dapat Penalti? Ini Penjelasannya

Adhi Prasetya - Sepakbola
Minggu, 27 Feb 2022 16:50 WIB
Rodri
Rodri menyentuh bola dengan tangannya, tapi tak dinyatakan handball. Foto: Reuters, Dok. BBC
Liverpool -

Kemenangan Manchester City atas Everton diwarnai lolosnya Rodri dari hukuman penalti usai tangannya menyentuh bola. Sudah tepatkah keputusan wasit Paul Tierney?

Man City menang 1-0 di Goodison Park, Minggu (27/2/2022) dini hari WIB berkat gol tunggal Phil Foden di menit ke-82. Namun Everton sebetulnya punya kans menyamakan kedudukan di menit ke-85, saat Rodri dinyatakan handball di kotak penalti.

Namun Tierney dengan bantuan Chris Kavanagh yang bertugas sebagai Video Assistant Referee (VAR) menyatakan hal itu bukanlah pelanggaran, sehingga penalti urung diberikan. Everton pun murka.

Jika melihat tayangan ulang, bola memang mengenai lengan kanan atas Rodri yang berusaha mengontrol bola untuk melakukan sapuan. Ia juga terlihat ragu untuk sekadar membela diri bahwa ia tidak handball.

Namun mengapa wasit tetap tak menyatakan hal tersebut sebagai pelanggaran? Hal itu berkaitan dengan posisi lengan yang terkena bola.

Menurut aturan Premier League, sebagaimana juga Laws of the Game, seorang pemain dinyatakan handball bila bola mengenai bagian lengan yang diwarnai merah seperti gambar di bawah. Jika mengenai warna hijau, maka bukan pelanggaran.

Penjelasan handball 2021/22.Penjelasan bagian mana yang dinyatakan handball dan tidak. Foto: Premier League, Dok. BBC

Masalahnya, bola mengenai lengan atas Rodri. Pada bagian tubuh tersebut terdapat garis batas area merah (dinyatakan handball) dan hijau (tidak handball). Di sinilah wasit perlu hati-hati dan melihat lebih cermat.

Menurut laporan BBC, keputusan untuk tak memberikan penalti untuk Everton diambil karena VAR menilai tak ada bukti jelas bahwa posisi bola lebih dominan berada di area merah, terlepas lengan Rodri aktif bergerak.

Manajer Everton Frank Lampard terang-terangan protes atas keputusan tersebut. Ia melontarkan kritikan tajam kepada para pengadil usai laga.

"Lihatlah VAR, mereka punya dua menit untuk melihat kejadian itu dan berpikir itu bukanlah penalti ketika bola jelas-jelas mengenai lengannya, dengan posisi yang tak wajar pula. Putri saya yang berumur 3 tahun pun akan bilang kalau itu penalti," ujar Lampard kepada Sky Sports.

"Bahkan jika VAR tidak yakin (apakah itu penalti), maka lihatlah. Ini wujud nyata kurangnya kecakapan. Kalau tidak, maka seseorang perlu menjelaskan apa itu tadi," sambung Lampard.

Hasil ini membuat Man City nyaman di posisi puncak klasemen sementara dengan 66 poin dari 27 laga. Sementara Everton ada di posisi 17 dengan 22 poin dari 24 laga.



Simak Video "Kata-kata Pertama Haaland Kala Berseragam Man City"
[Gambas:Video 20detik]
(adp/aff)