Klopp: Kelleher Kini Sejajar Kiper-kiper Top Liverpool

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Senin, 28 Feb 2022 23:21 WIB
LONDON, ENGLAND - FEBRUARY 27: Caoimhin Kelleher of Liverpool lifts The Carabao Cup trophy following their sides victory during the Carabao Cup Final match between Chelsea and Liverpool at Wembley Stadium on February 27, 2022 in London, England. (Photo by Shaun Botterill/Getty Images)
Caoimhin Kelleher sejajar kiper-kiper top Liverpool (Getty Images/Shaun Botterill)
London -

Juergen Klopp tak salah mempercayakan Caoimhin Kelleher di final Carabao Cup 2021/2022. Kelleher kini bisa mensejajarkan diri dengan kiper-kiper top Liverpool berkat trofi juara.

Keputusan mengejutkan dibuat Klopp beberapa hari sebelum final, ketika Kelleher ditunjuk jadi starter menghadapi Chelsea di Wembley, Minggu (27/2/20220 malam WIB.

Padahal Liverpool melakoni laga final yang berpeluang menghadirkan trofi pertama musim ini. Terlebih Liverpool memang sudah lama tidak menjuarai turnamen piala domestik.

Alisson Becker yang lebih berpengalaman tentu harusnya dipasang dan bukan Kelleher. Meski demikian, Klopp meyakini Kelleher memang pantas mendapatkan kesempatan bermain di partai final.

Sebab laju Liverpool ke partai puncak tak lepas dari peran Kelleher di bawah mistar. Dia adalah pahlawan kemenangan Liverpool atas Leicester City lewat adu penalti di babak perempatfinal.

Kepercayaan Klopp tidak disia-siakan Kelleher yang bermain prima selama 120 menit dengan total melakukan empat penyelamatan, termasuk dua sepakan dari jarak dekat milik Mason Mount dan Romelu Lukaku.

Pada adu penalti, Kelleher memang tidak bisa menggagalkan satu pun penendang Chelsea sebelum akhirnya dia bikin gol untuk membuat skor 11-10. Penalti melayang dari Kepa Arrizabalaga memastikan trofi Piala Liga Inggris kesembilan untuk Liverpool.

Keputusan Klopp berbuah manis dan Caoimhin Kelleher bisa mensejajarkan diri dengan dua koleganya, Alisson dan Adrian, yang sama-sama berperan mengantarkan trofi untuk Liverpool dalam empat tahun terakhir.

"Menyenangkan ketika keputusan saya berbuah manis. Dia pantas mendapatkannya. Saya ini adalah manajer sepakbola dan juga manusia biasa. Kali ini sisi manusia saya yang menang," ujar Juergen Klopp di BBC Sport.

"Dia masih muda, kami sudah menuntut banyak hal kepadanya, dia mulai bermain sejak awal di kompetisi ini dan kami bisa lolos ke final. Lalu saya bilang dia tidak bisa bermain di final....," sambungnya.

"Selalu ada ruang sentimen dalam sepakbola. Kami punya dinding di pusat latihan yang terpampang foto-foto kiper dengan trofi juaranya dan Caoimhin bisa bergabung di sana - memang sudah seharusnya dia ada - luar biasa memang," tutup Klopp.

(mrp/yna)