ADVERTISEMENT

Mane ke Minamino: Jangan Buka Botol Sampanye-nya

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Selasa, 01 Mar 2022 09:00 WIB
Liverpools Sadio Mane, center, vies for the ball with Chelseas Antonio Rudiger, 2nd right, during the English League Cup final soccer match between Chelsea and Liverpool at Wembley stadium in London, Sunday, Feb. 27, 2022. (AP Photo/Alastair Grant)
Sadio Mane saat menghadapi Chelsea di final Piala Dunia Antarklub (AP/Alastair Grant)
London -

Ada kejadian unik dalam perayaan Liverpool juara Carabao Cup 2021/2022. Sadio Mane sempat meminta Takumi Minamino agar tidak membuka botol sampanye.

Pada laga final Piala Liga Inggris yang dihelat di Wembley Stadium, Minggu (27/2/2022) malam WIB, Liverpool dan Chelsea bermain imbang selama 120 menit.

Alhasil, pertandingan harus dituntaskan lewat adu penalti dan Liverpool muncul sebagai pemenang lewat skor 11-10! Ini setelah tembakan Kepa Arrizabalaga melambung jauh di atas mistar.

Liverpool merebut titel juara kesembilan di ajang Piala Liga Inggris, sekaligus yang pertama sejak 2012. Butuh waktu 10 tahun untuk Liverpool merebut lagi status terbaik di turnamen ini.

Apalagi jumlah trofi Liverpool sempat disamai Manchester City yang merajainya sejak 2016. Wajar jika para pemain merayakan dengan suka cita trofi yang biasa dipanggil "Trofi Mickey Mouse' tersebut, karena gengsinya tidak sebesar Premier League atau Piala FA.

Sebab, Liverpool butuh trofi untuk mendongkrak kepercayaan diri para pemain menatap sisa musim ini. Nah, dalam selebrasi gelar juara, biasanya tim akan menyertakan sampanye.

Sampanye itu akan diguyurkan ke penonton atau setidaknya rekan-rekan setim sendiri. Para pemain Liverpool juga melakukannya saat berdiri di podium usai penyerahan trofi.

Botol sampanye sudah disiapkan oleh panitia dan ketika para pemain naik ke podium, Takumi Minamino mengambilnya dan hendak dibuka olehnya.

Lalu, Mane yang berada di sebelahnya lantas memberikan kode agar Minamino tidak membuka sampanye. Takumi Minamino lantas menaruh lagi botol tersebut dan ikut berjingrak-jingrak bersama rekan-rekannya.

Sayangnya, Alex-Oxlade Chamberlain malah mengambil botol sampanye itu untuk disiram-siram. Seketika itu pula, Mane langsung menyingkir dari podium agar tidak terkena cipratan.

Hal ini memang wajar dilakukan Sadio Mane yang dikenal sebagai muslim yang taat. Mane memang tidak mau bersentuhan dengan alkohol yang merupakan barang haram di agama Islam.

Liverpool sendiri memang tidak mempermasalahkan keputusan Mane itu, terutama manajer Juergen Klopp. Sebab selain Mane, ada Naby Keita, Mohamed Salah, dan Ibrahima Konate yang juga beragama Islam.

(mrp/yna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT