Kemenangan yang Menghapus Duka Chelsea

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Senin, 18 Apr 2022 06:30 WIB
Soccer Football - FA Cup Semi Final - Chelsea v Crystal Palace - Wembley Stadium, London, Britain - April 17, 2022 Chelsea manager Thomas Tuchel celebrates with Reece James, Thiago Silva and Edouard Mendy after the match Action Images via Reuters/John Sibley
Kemenangan yang membangkitkan moral para pemain Chelsea (Action Images via Reuters/JOHN SIBLEY)
London -

Kelolosan Chelsea ke final Piala FA tak sekadar menjaga kans meraih trofi musim ini. Tapi, hasil itu bak menghapus duka The Blues tengah pekan kemarin.

Chelsea menghadapi Crystal Palace pada laga semifinal yang dihelat di Wembley, Minggu (17/4/2022) malam WIB. Setelah kesulitan sepanjang babak pertama, Chelsea akhirnya bisa menang 2-0 lewat gol-gol Ruben Loftus-Cheek dan Mason Mount di babak kedua.

Alhasil, Chelsea akan menantang Liverpool pada partai puncak di stadion yang sama 14 Mei mendatang. Ini jadi ulangan final Carabao Cup Februari lalu ketika Liverpool menang adu penalti.

Hasil yang disambut suka cita tentunya oleh para pemain Chelsea terutama Tuchel selaku manajer. Sebab, dia punya pekerjaan berat untuk menaikkan moral para pemainnya usai hasil mengecewakan di Liga Champions midweek lalu di kandang Real Madrid,

Chelsea yang sempat di ambang kelolosan karena unggul 3-0 hingga menit ke-80 akhirnya dipaksa memainkan babak extra time, karena Madrid membuat agregat sama kuat 4-4 lewat gol Rodrygo.

Pada babak perpanjangan waktu, Chelsea tersingkir karena Madrid menambah gol lagi lewat Karim Benzema. Kemenangan 3-2 pun jadi sia-sia karena Chelsea kalah agregat total 4-5 menyusul kekalahan 1-3 sepekan sebelumnya.

"Sedikit aneh ya karena kami meraih hasil luar biasa di Madrid dan tidak bisa lolos ke semifinal Liga Champions," ujar Thomas Tuchel selaku manajer Chelsea kepada talkSPORT.

"Kami tersingkir dari Liga Champions ketika kami ingin sekali bertahan di sana, jadi emosi para pemain jadi campur aduk," sambungnya.

"Tapi, laga penting hari ini membantu karena kami punya target meraih trofi. Bukan cuma meraih poin, tapi berjuang untuk meraih sesuatu yang bisa membantu para pemain."

(mrp/nds)