Arsene Wenger: Unai Emery Tak Diperlakukan Adil di Arsenal

Bayu Baskoro - Sepakbola
Rabu, 04 Mei 2022 19:00 WIB
Villareals manager Unai Emery gives instructions from the side line during the Europa League semifinal second leg soccer match between Arsenal and Villarreal at the Emirates stadium in London, England, Thursday, May 6, 2021. (AP Photo/Alastair Grant)
Unai Emery, eks manajer Arsenal yang kini membesut Villarreal. (Foto: AP/Alastair Grant)
London -

Arsene Wenger memuji tangan dingin Unai Emery di Villarreal. The Professor menilai Emery tak diperlakukan adil di klub lamanya, Arsenal.

Emery sukses membawa Villarreal menjadi kuda hitam Eropa. Setelah berhasil menjadi juara Liga Europa 2021, The Yellow Submarine menembus empat besar Liga Champions musim ini.

Perjalanan Villarreal ke babak semifinal bisa dikatakan luar biasa. Gerard Moreno cs berhasil mendepak Juventus dan Bayern Munich di fase gugur.

Mimpi Villarreal menembus partai puncak Liga Champions pupus di tangan Liverpool. The Reds berhasil menenggelamkan Yellow Submarine dalam pertandingan dua leg 2-0 dan 3-2.

Villarreal tetap mendapat pujian dari berbagai pihak meski gagal ke final Liga Champions. Salah satunya datang dari manajer tersukses Arsenal, Arsene Wenger.

Wenger menilai Emery memiliki kemampuan menyulap tim yang dianggap gagal menjadi sukses. Sayangnya Emery tidak mendapat perlakuan yang adil ketika membesut Arsenal menggantikan Wenger pada 2018.

Emery hanya melatih Arsenal selama satu setengah musim, sebelum dipecat pada akhir tahun 2019. Dia kemudian menerima tawaran Villarreal dan bertahan di Estadio de la Ceramica hingga sekarang.

LONDON, ENGLAND - NOVEMBER 28: Unai Emery, Manager of Arsenal gives instructions to Kieran Tierney of Arsenal during the UEFA Europa League group F match between Arsenal FC and Eintracht Frankfurt at Emirates Stadium on November 28, 2019 in London, United Kingdom. (Photo by Mike Hewitt/Getty Images)Unai Emery semasa membesut Arsenal. Foto: Mike Hewitt/Getty Images

"Mereka tidak memberinya cukup waktu, tetapi ada banyak hal yang harus dibicarakan. Misalnya, apakah benar tim yang tidak sukses di babak grup bisa bermain di Liga Europa," kata Wenger, dikutip dari Mirror.

"Selama 10 tahun terakhir, tim yang tidak sukses di Liga Champions selalu memenangkan Liga Europa. Jadi, dia telah mengubah tim yang tidak berhasil menjadi tim yang sukses bersama Sevilla," sambungnya.

"Lebih mementingkan trofi daripada integritas olahraga. Saya pikir Unai Emery adalah pelatih hebat, dia telah menunjukkannya di Spanyol dan dia terus berada di level teratas," Arsene Wenger mengungkapkan.

(bay/mrp)