Inikah Olok-olok Guardiola ke Liverpool?

Afif Farhan - Sepakbola
Selasa, 10 Mei 2022 21:30 WIB
SHEFFIELD, ENGLAND - MARCH 04: Pep Guardiola, Manager of Manchester City reacts prior to the FA Cup Fifth Round match between Sheffield Wednesday and Manchester City at Hillsborough on March 04, 2020 in Sheffield, England. (Photo by Alex Livesey/Getty Images)
Inikah Olok-olok Guardiola ke Liverpool? (Getty Images)
Manchester -

Tensi antara Manchester City dan Liverpool memanas jelang akhir Liga Inggris. Kedua tim berpeluang juara, Pep Guardiola bahkan sepertinya ikutan panas!

Hingga pekan ke-35, Manchester City memimpin Klasemen Liga Inggris dengan perolehan 86 poin. The Citizens unggul tiga angka dari Liverpool di tempat kedua dengan 83 poin.

Masih ada sisa tiga laga yang akan dimainkan kedua tim. Segala kemungkinan masih bisa terjadi!

Persaingan kedua tim diyakini masih terus panas hingga akhir. Apalagi, Manchester City dan Liverpool memang mendominasi papan atas Liga Inggris dalam beberapa musim terakhir.

Dilansir dari Mirror, ada potongan wawancara Pep Guardiola yang jadi viral kala membahas rivalitas kedua tim. Potongan kalimat tersebut dinilai jadi suatu olok-olok Guardiola kepada The Reds!

"Liverpool punya sejarah luar biasa di kompetisi Eropa. Tidak di Premier League, karena mereka juara satu kali dalam 30 tahun," ujarnya kepada beIN Sports.

View this post on Instagram

A post shared by ESPN FC (@espnfc)

Tak ayal, Liverpool memang cukup lama puasa gelar Liga Inggris. The Reds baru mendapatinya di musim 2019/2020.

Akan tetapi jika melihat wawancaranya secara utuh, Pep Guardiola sebenarnya juga menyindir kalau orang-orang Inggris lebih condong memilih Liverpool dibanding Manchester City untuk juara. Apalagi kalau soal sejarah di Liga Inggris, City sebenarnya baru seujung kuku kala disulap jadi tim besar ketika dibeli oleh Sheikh Mansour pada tahun 2008.

Berikut perkataan lengkap Guardiola:

"Semua orang di negara ini mendukung Liverpool, media dan semuanya," ujar Guardiola.

"Tentu saja karena Liverpool punya sejarah luar biasa di kompetisi Eropa. Tidak di Premier League, karena mereka juara satu kali dalam 30 tahun, tapi itu bukan masalah sama sekali," sambungnya.

"Liverpool bersama (Manchester) United sebagai tim paling penting dalam hal gelar juara, warisan, sejarah, drama untuk banyak, banyak hal," tambahnya.

"Tapi kami sudah di sana sejak 11 atau 12 tahun terakhir. Saya tahu kadang kami tidak nyaman, tapi saya tidak peduli kalau orang-orang lebih ingin Liverpool yang juara. Ini bukan masalah," tutupnya.

(aff/krs)