Polisi Tak Lanjutkan Kasus Vieira Tendang Fans Everton, Sudah Damai?

Adhi Prasetya - Sepakbola
Selasa, 24 Mei 2022 09:22 WIB
Crystal Palaces French manager Patrick Vieira looks on during the English Premier League football match between Crystal Palace and Manchester United at Selhurst Park in south London on May 22, 2022. - RESTRICTED TO EDITORIAL USE. No use with unauthorized audio, video, data, fixture lists, club/league logos or live services. Online in-match use limited to 120 images. An additional 40 images may be used in extra time. No video emulation. Social media in-match use limited to 120 images. An additional 40 images may be used in extra time. No use in betting publications, games or single club/league/player publications. (Photo by JUSTIN TALLIS / AFP) / RESTRICTED TO EDITORIAL USE. No use with unauthorized audio, video, data, fixture lists, club/league logos or live services. Online in-match use limited to 120 images. An additional 40 images may be used in extra time. No video emulation. Social media in-match use limited to 120 images. An additional 40 images may be used in extra time. No use in betting publications, games or single club/league/player publications. / RESTRICTED TO EDITORIAL USE. No use with unauthorized audio, video, data, fixture lists, club/league logos or live services. Online in-match use limited to 120 images. An additional 40 images may be used in extra time. No video emulation. Social media in-match use limited to 120 images. An additional 40 images may be used in extra time. No use in betting publications, games or single club/league/player publications. (Photo by JUSTIN TALLIS/AFP via Getty Images)
Vieira tak dijerat hukuman oleh polisi usai menendang suporter Everton. Foto: AFP via Getty Images/JUSTIN TALLIS
Liverpool -

Manajer Crystal Palace, Patrick Vieira bebas dari jerat hukuman usai terlibat keributan dengan suporter Everton tengah pekan lalu. Polisi memutuskan tak akan memproses kasus tersebut.

Everton mengalahkan Crystal Palace 3-2 di Goodison Park pada 19 Mei 2022. Kemenangan tersebut memastikan The Toffees bertahan di Premier League musim depan, dan disambut antusias oleh suporter tuan rumah.

Usai peluit panjang, para pendukung Everton melakukan pitch invasion, namun ada seorang pria yang melakukan provokasi kepada Vieira, bahkan mengacungkan jari tengah ke arah eks kapten Arsenal tersebut.

Vieira kemudian mengkonfrontasi pria tersebut, dan kemudian menendangnya. Meski melakukan kekerasan, tak sedikit yang membela tindakan manajer asal Prancis tersebut, yang dinilai sedang membela diri di tengah situasi yang tak aman bagi dirinya.

Dilaporkan BBC, Kepolisian Merseyside akhirnya tak melanjutkan kasus ini usai berbicara dengan dua pihak yang terlibat, mengecek jejak rekaman CCTV, serta berbicara kepada para saksi. Sang suporter tersebut juga telah diperingatkan oleh Everton.

"Petugas telah berbicara dengan kedua orang yang terlibat dan kesempatan untuk mengajukan keluhan resmi atau mendukung penuntutan telah ditolak," ujar pernyataan polisi.

Pitch invasion meningkat selama sepekan terakhir di sepakbola Inggris dan tersebar di berbagai divisi. Hal ini disebabkan oleh deretan hasil menentukan di akhir musim yang dirayakan oleh suporter, baik itu menjadi juara, lolos ke penentuan promosi, atau lolos dari degradasi.

Aksi itu sebetulnya masih bisa dimaklumi jika tak terjadi insiden penyerangan, namun nyatanya tak seperti itu yang terjadi. Muncul sejumlah aksi tak terpuji dari suporter kepada pemain atau pelatih lawan, seperti yang dialami Vieira. Bahkan suporter Manchester City terekam menyerang kiper Aston Villa, Robin Olsen saat merayakan gelar juara Liga Inggris.

Vieira sendiri tetap mendapatkan dukungan dari para suporter Crystal Palace. Dalam pidato akhir musimnya, suporter The Eagles bahkan sampai bernyanyi untuk dirinya.



(adp/rin)