ADVERTISEMENT

Betapa Sulitnya Saul di Chelsea

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Rabu, 08 Jun 2022 04:30 WIB
LONDON, ENGLAND - MAY 22: Saul Niguez of Chelsea during the Premier League match between Chelsea and Watford at Stamford Bridge on May 22, 2022 in London, England. (Photo by Robin Jones/Getty Images)
Saul NIguez pulang ke Atletico Madrid, kirim surat perpisahan (Getty Images/Robin Jones)
London -

Saul Niguez mengucapkan salam perpisahan kepada Chelsea. Selama setahun berseragam biru-biru. Saul mengaku begitu kesulitan beradaptasi. Duh!

Saul dipinjamkan oleh Atletico Madrid ke Chelsea selama semusim, dengan harapan bisa menembus tim utama dan menaikkan performanya yang stagnan. Namun, Harapan tinggal harapan.

Sebab, Saul malah kesulitan tampil reguler di Chelsea dan lebih banyak duduk di bangku cadangan. Dia cuma tampil 23 kali di seluruh kompetisi dengan torehan satu gol!

Kariernya pun bukannya makin membaik, tapi memburuk. Persoalan bahasa dituding jadi penyebab Saul tidak tampil maksimal bersama Chelsea. Belum lagi, Saul juga bolak-balik ruang perawatan.

Kondisi ini membuat Saul dalam persimpangan karena kembali ke Atletico juga tidak akan mengubah nasibnya. Sayangnya, Chelsea enggan mempermanenkannya dan menyuruh Saul untuk kembali.

Meski pengalaman musim pertama tidak menyenangkan, Saul tetap berterimakasih atas dukungan fans Chelsea kepadanya. Selain itu, dia juga meminta maaf kepada fans karena gagal memberikan penampilan terbaik.

"Halo Blues, saya ingin mengucapkan salam perpisahan kepada kalian. Saya ingin katakan apa yang dirasakan selama petualangan di sini. Segalanya tidak berjalan baik di awal. Setelah lama bermain di negara sendiri, maka perubahan tidak akan pernah mudah," ujar Saul Niguez di akun instagramnya.

"Pelan-pelan segalanya membaik. Hidup itu soal belajar dan menjadi lebih baik, itulah yang saya ambil dari petualangan ini. Saya ingin berterima kasih kepada klub yang selalu mencoba membuat saya berada seperti di rumah. Saya juga ingin mengucapkan terima kasih khusus kepada seluruh pekerja.

"Terima kasih telah membuat klub ini menjadi lebih besar. Terima kasih atas dukungan fans selama masa-masa sulit dan senang. Saya tidak akan pernah melupakannya. Terima kasih juga kepada para staf yang membuat saya bisa memenangi titel serta gol untuk tim."

"Di atas itu semua, saya mau berterima kasih sebesar-besarnya kepada rekan-rekan setim. Mereka sangat penting sehingga saya tidak tersesat.. Mereka membantu saya untuk terus mendukung klub dan hidup seperti biasanya. Terima kasih!"

(mrp/rin)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT