Minamino Menuju Monaco Usai Frustrasi di Liverpool

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Rabu, 22 Jun 2022 14:00 WIB
LIVERPOOL, ENGLAND - JANUARY 16: Takumi Minamino of Liverpool looks on during the Premier League match between Liverpool and Brentford at Anfield on January 16, 2022 in Liverpool, England. (Photo by Michael Regan/Getty Images)
Takumi Minamino menuju AS Monaco. (Foto: Getty Images/Michael Regan)
Jakarta -

Takumi Minamino tinggal selangkah lagi meninggalkan Liverpool ke klub Liga Prancis, AS Monaco. Sebelumnya ia sudah mengungkap rasa frustrasi di Anfield.

Kesepakatan itu terjalin dengan harga dasar 12,9 juta paun, dengan potensi tambahan 2,6 juta paun dari bonus-bonus klausul. Masa depan Minamino di Liverpool memang sebelumnya dirumorkan, meski baru didatangkan pada Januari 2020.

Ia kesulitan mendapatkan kesempatan bermain, dengan Liverpool dipenuhi pemain-pemain bagus di lini depan. Bukan cuma berada di belakang trio Roberto Firmino, Sadio Mane, Mohamed Salah, belakangan ia juga harus bersaing dengan Diogo Jota dan Luis Diaz.

Perekrutan Darwin Nunez dan Fabio Carvalho membuat situasi Minamino tak ayal makin sulit, meski Mane pergi musim panas ini. Liverpool kemudian memutuskan melepasnya dengan melimpahnya opsi di lini depan.

Minamino total bermain 55 kali buat Liverpool, mencetak 14 gol. Musim lalu ia cuma tampil 22 kali di seluruh ajang dengan hanya sembilan kali jadi starter.

Minimnya kesempatan bermain di Liverpool diakui Minamino membuatnya kecewa. Ia sebenarnya berharap bisa berkontribusi lebih dan membuktikan kualitasnya.

Sebelum menyepakati transfer ke AS Monaco, Minamino sempat meluapkan rasa frustrasinya terkait situasinya di Liverpool. "Banyak dari pertandingan yang kumainkan tidak menarik bagi siapapun," sembur dia belum lama ini.

"Sekalipun aku berhasil memenangi pertandingan, tidak ada banyak respons. Aku tadinya berusaha untuk menginspirasi diriku sendiri untuk membuktikkan diri. Aku bahkan melakukan latihan sendiri terpisah dari latihan tim."

"Aku merasa termotivasi oleh penyesalan dan kemarahan setiap hari. Aku tidak pernah memiliki waktu selonggar ini sebagai seoran gpemain. Sulit untuk menjaga kondisi dan terhubung dengan perasaanku," sungut Takumi Minamino.

(raw/krs)