Tenang, Grealish! Bernardo Silva dan Mahrez Dulu Juga Senasib kok

Putra Rusdi K - Sepakbola
Kamis, 23 Jun 2022 16:40 WIB
Manchester Citys Jack Grealish applauds the fans at the end of the English FA Cup semifinal soccer match between Manchester City and Liverpool at Wembley stadium in London, Saturday, April 16, 2022. Liverpool won 3-2. (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)
Bernardo Silva dan Riyad Mahrez senasib dengan Jack Grealish di musim perdananya di Man City (Foto: AP/Kirsty Wigglesworth)
Manchester -

Jack Grealish tak perlu risau menjalani musim pertama yang tak meyakinkan di Manchester City. Bernardo Silva dan Riyad Mahrez pernah mengalami hal serupa.

Grealish merapat ke Man City pada musim panas 2021 dengan nilai transfer 105,75 juta paun. The Citizens kepincut dengan perfoma menawan sayap 26 tahun ini bersama Aston Villa.

Ia mampu bikin enam gol dan 12 assist bersama The Villains sepanjang musim 2020/2021. Tak pelak, ekspektasi besar mengiringi musim perdana sayap asal Inggris ini di Man City.

Namun, Grealish gagal menjawab harapan. Ia tak tampil seganas di Aston Villa dengan hanya bikin tiga gol dan tiga assist dengan Man City di Liga Inggris 2021/2022. Meski mampu membawa Man City juara, kontribusinya jelas tak terlalu signifikan.

Banyak pihak menilai Grealish adalah pembelian gagal Man City. Apalagi, ia dianggap tak cocok dengan gaya main yang diusung manajer Man City, Pep Guardiola. Man City tim yang memainkan sirkulasi bola cepat, sedangkan Grealish tipe pemain yang gemar berlama-lama dengan bola.

Penilaian ini bisa jadi terlalu cepat, pasalnya Bernardo Silva dan Riyad Mahrez juga pernah merasakan hal serupa dengan Grealish. Mereka tampil tak terlalu apik di musim pertama di Etihad Stadium, tapi perlahan bisa beradaptasi dengan baik.

Bernardo datang ke Man City dari AS Monaco pada musim panas 2017. Ia mengemas enam gol dan lima assist di musim pertama Liga Inggris bareng Man City. Kala itu, ia banyak bermain di sayap kanan hingga kini bertransformasi menjadi gelandang tengah.

Mahrez bisa bikin tujuh gol dan empat assist di Liga Inggris 2018/2019 yang merupakan musim pertamanya di Man City. Namun, hal tersebut dianggap belum memenuhi potensinya. Ini karena pada musim sebelumnya Mahrez bisa bikin 12 gol dan 11 assist bareng Leicester City.

Grealish juga tampaknya tak perlu risau karena Guardiola tipe pelatih yang sabar akan perkembangan pemain. Ia tetap percaya kepada Mahrez saat dianggap gagal tampil baik di musim pertamanya di Man City.

"Itu sedikit sulit untuk Riyad. Itu akan membaik di masa depan. Riyad akan kembali ke bentuk yang sama seperti yang kita lihat ketika bersama Leicester dan Bernardo [Silva] sekarang, pada awalnya, itu juga sedikit sulit bagi Bernardo," ujar Guardiola pada 2018 silam dikutip dari Manchester Evening News.

(pur/krs)