ADVERTISEMENT

Empat Alasan Mengapa MU Harus Melepas Ronaldo

Adhi Prasetya - Sepakbola
Selasa, 05 Jul 2022 06:20 WIB
BRIGHTON, ENGLAND - MAY 07: Cristiano Ronaldo of Manchester United dejected during the Premier League match between Brighton & Hove Albion and Manchester United at American Express Community Stadium on May 7, 2022 in Brighton, United Kingdom. (Photo by Matthew Ashton - AMA/Getty Images)
Ronaldo masih terikat dengan MU sampai 2023, namun meminta dilepas musim panas ini. Foto: Getty Images/Matthew Ashton - AMA
Jakarta -

Cristiano Ronaldo meminta kepada Manchester United untuk memasukkannya dalam daftar jual. Setan Merah disarankan menuruti keinginan penyerang 37 tahun asal Portugal tersebut.

Dirangkum dari kolom jurnalis The Guardian Jonathan Wilson, setidaknya ada empat alasan utama yang mendasari pemikiran tersebut, yang dipengaruhi dari apa yang terjadi di lapangan serta di luar lapangan selama semusim terakhir.

1. Kepergian Ronaldo bagus untuk rebuilding

Jika Ronaldo pergi, MU bisa membangun ulang tim yang bermain sesuai dengan filosofi manajer Erik ten Hag. Jika ia tetap di MU, maka permainan akan terpusat kepadanya, soal bagaimana melayaninya, dan semacamnya.

2. Ronaldo bukan tipe presser

Gaya permainan Ten Hag adalah tipikal sepakbola modern yang mengutamakan pressing tinggi. Sulit mengakomodasi kemampuan Ronaldo jika Ten Hag ingin bermain dengan filosofi yang ia terapkan di Ajax. CR7 juga bukan pemain yang aktif melakukan pressing.


3. Ronaldo justru 'mengecilkan' MU

Ronaldo masih hebat di depan gawang, terbukti dengan catatan 24 gol di musim lalu. Namun hal itu malah menimbulkan ketergantungan yang buruk. Pola permainan MU jadi mudah diprediksi, dan akhirnya menjadi kerugian tersendiri.

Jika tak ada sumbangsih gol Ronaldo, MU mungkin akan finis di luar 10 besar musim lalu. Tetapi jika MU tak 'impulsif' membelinya tahun lalu, mungkin saja MU tak terjebak di posisi sekarang. Ingat, MU finis di posisi kedua sebelum ia datang.

4. Semua serba Ronaldo

Ada beberapa cerita yang menyebut ia melakuan intervensi terkait pola latihan yang dianggapnya membosankan. Ia juga dilaporkan 'ribut' dengan Harry Maguire soal jabatan kapten.

Bahkan saat ia tak dimainkan dalam derby Manchester, berita kepulangannya ke Portugal untuk pemulihan cedera lebih heboh daripada kekalahan telak Setan Merah. Ia dinilai telah mengubah MU menjadi FC Ronaldo.

MU sendiri masih bersikeras mempertahankan Ronaldo, yang kontraknya masih tersisa setahun. Lagipula, masih ada dua PR yang harus dikerjakan MU jika nantinya ia dilepas. Pertama, siapa yang mau membelinya? Kedua, siapa penggantinya?

(adp/raw)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT