ADVERTISEMENT

Azpilicueta: Chelsea Lama Puasa Juara Liga Inggris karena...

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Selasa, 09 Agu 2022 17:03 WIB
LIVERPOOL, ENGLAND - AUGUST 06: Jorginho of Chelsea celebrates scoring his teams goal with team mates Thiago Silva, NGolo Kante, Kalidou Koulibaly, Ben Chilwell, Kai Havertz, Raheem Sterling and Cesar Azpilicueta during the Premier League match between Everton FC and Chelsea FC at Goodison Park on August 6, 2022 in Liverpool, United Kingdom. (Photo by Joe Prior/Visionhaus via Getty Images)
Chelsea sulit bersaing di Premier League karena kurang tajam. (Foto: Visionhaus/Getty Images/Visionhaus)
London -

Chelsea sulit bersaing di Premier League dalam lima tahun terakhir. Kapten Chelsea Cesar Azpilicueta meyakini, hal itu karena timnya tak mencetak cukup gol.

The Blues terakhir kali menjadi kampiun Liga Inggris pada 2017/2018 saat masih diasuh Antonio Conte. Chelsea finis dengan perolehan 93 poin, unggul tujuh poin dari rival terdekatnya, Tottenham Hotspur, serta 15 poin di atas Manchester City (3).

Setelahnya si Biru memble. Posisi terbaik Chelsea hanyalah finis ketiga, termasuk pada musim 2021/2022. Pasukan Thomas Tuchel itu cuma mengumpulkan 74 poin, tertinggal nyaris 20 poin dari Man City yang tampil sebagai juara dan cuma mengemas 76 gol dalam 38 pertandingan.

Statistik gol Chelsea tersebut cukup kontras dengan dua tim teratas karena the Citizens dan the Reds tampil begitu subur dengan mencetak lebih dari 90 gol. Tak bisa dipungkiri masalah mencetak gol yang dialami Chelsea berhubungan dengan kurang mengilapnya pemain-pemain depannya.

Hanya 23 gol yang mampu dibuat lini serang Chelsea, yang terdiri atas Romelu Lukaku, Kai Havertz, Timo Werner, Christian Pulisic, Hakim Ziyech, dan Callum Hudson-Odoi. Sedangkan top scorer Chelsea dipegang gelandang Mason Mount dengan 11 gol saja.

Chelsea sendiri cuma menang 1-0 di markas Everton pada laga pembuka Liga Inggris 2022/2023. Azpilicueta memperingatkan Chelsea agar lebih tajam lagi agar bisa menyaingi Manchester City dan Liverpool di musim ini.

"Anda tahu, setiap tim ingin mencetak banyak gol dan tidak kebobolan. Memang benar bahwa sudah jelas dalam beberapa tahun terakhir kami sedikit jauh," sebut Azpilicueta dilansir Football365.

"Anda tahu sampai sekarang sudah lima tahun sejak terakhir kali kami juara Premier League. Kami butuh mencetak banyak gol jika kami ingin memenangi apapun. Kami perlu mencetak banyak gol dan tidak kebobolan," sambung bek Spanyol ini.

"Akhir-akhir ini, dalam beberapa laga terakhir di Premier League, kami tidak cukup mencetak gol dan kebobolan dari sebuah half-chance. Jadi itulah masalah kami, dan itulah mengapa kami finis ketiga dengan 20 poin atau lebih di belakang Manchester City," Azpilicueta memaparkan masalah Chelsea.

(rin/krs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT