ADVERTISEMENT

MU Tampil Mengenaskan, Kemudian Ditertawakan

Adhi Prasetya - Sepakbola
Minggu, 14 Agu 2022 05:00 WIB
BRENTFORD, ENGLAND - AUGUST 13: Christian Eriksen of Manchester United looks dejected during the Premier League match between Brentford FC and Manchester United at Brentford Community Stadium on August 13, 2022 in Brentford, England. (Photo by Shaun Botterill/Getty Images)
MU babak belur dihajar Brentford. Foto: Getty Images/Shaun Botterill
London -

Manchester United tumbang 0-4 di tangan Brentford dalam lanjutan pekan kedua Liga Inggris musim ini. Permainan Setan Merah jauh dari memuaskan, kalau tidak mau dibilang memalukan, namun turut menimbulkan tawa untuk sebagian yang menyaksikan.

Tak ada yang mengira jika laga yang digelar di London, Sabtu (13/8/2022) itu akan berakhir mengenaskan bagi tim tamu, terlebih jika melihat statistik, di mana 15 tembakan mereka ciptakan. Namun di 10 menit awal, sinyal bencana itu sudah kelihatan.

Bola sepakan Josh Dasilva seharusnya mudah diamankan David de Gea, namun eks kiper utama Timnas Spanyol itu gagal menguasainya dengan baik. Bola tergelincir dari tangannya dan masuk ke gawang.

Gol kedua lebih parah. Sudah jelas Christian Eriksen dijaga sedemikian ketat, De Gea masih saja mengirim umpan pendek kepadanya. Bola kemudian direbut Mathias Jensen, dan akhirnya diselesaikan menjadi gol.

Gol ketiga yang dicetak Ben Mee tak kalah kocaknya. Ia memenangi situasi bola udara atas Lisandro Martinez, yang dengan (maaf) tinggi badannya jelas sulit menghalau bola-bola atas. Namun apa daya, ia yang saat itu berada di depan gawang.

Puncak tragedi (atau komedi?) terjadi di gol keempat yang dicetak Bryan Mbeumo. Dengan mudahnya MU terkecoh dengan skema serangan balik Brentford. Fast break yang dibangun oleh The Bees begitu cepat, bola digulirkan langsung ke depan.

Dengan tiga kali operan saja, bola yang awalnya ada di kotak penalti Brentford dalam sekejap berpindah ke depan gawang MU. Mbeumo yang menang lari atas Luke Shaw kemudian menuntaskan peluang yang dimilikinya menjadi gol.

De Gea menutup muka, Cristiano Ronaldo melakukan hal yang sama. Eriksen bertolak pinggang, sementara Harry Maguire mengusap kepalanya. Itu hanyalah beberapa momen yang muncul dari para pemain MU, meratapi apa yang terjadi di lapangan.

Di tribune, terlihat wajah-wajah suporter Brentford yang girang sehabis disuguhkan pertunjukan yang sungguh menghibur (bagi mereka), bahkan jauh sebelum laga berakhir. Tak masalah jika tak ada gol tambahan, klimaks di babak pertama sudah amat memuaskan.

Ini menjadi kekalahan kedua secara berutun bagi MU di musim ini, membuat mereka menjadi juru kunci klasemen untuk sementara waktu. Masih ada 36 laga tersisa. Jangankan lolos dari zona degradasi, menjadi juara pun mereka masih bisa. Syaratnya hanya satu, jangan melawak lagi.


Saksikan juga Sosok Minggu ini: 3 Medali dari Udin Si Tukang Bubur

[Gambas:Video 20detik]



(adp/bay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT