Kroos: Premier League Bukan Liga Superior

ADVERTISEMENT

Kroos: Premier League Bukan Liga Superior

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Senin, 05 Sep 2022 19:51 WIB
Real Madrids German midfielder Toni Kroos runs during the Spanish League football match between RCD Espanyol and Real Madrid CF at the RCDE Stadium in Cornella de Llobregat on August 28, 2022. (Photo by Pau BARRENA / AFP) (Photo by PAU BARRENA/AFP via Getty Images)
Gelandang Real Madrid Toni Kroos menolak Premier League disebut liga superior. (Foto: AFP via Getty Images/PAU BARRENA)
Madrid -

Tidak sedikit yang menganggap Premier League lebih unggul dibandingkan liga-liga top Eropa lainnya. Gelandang Real Madrid Toni Kroos tidak sepakat.

Selama lebih dari satu dekade, Premier League berangsur-angsur menjelma sebagai liga sepakbola paling populer. Menyusul persaingan yang lebih merata dibandingkan Liga Italia, Liga Spanyol, Liga Jerman, atau Liga Prancis yang cenderung didominasi oleh satu atau dua tim.

Transfer-transfer besar yang dibarengi dengan iming-iming gaji besar pun tidak segan-segan dilakukan oleh tim-tim top Inggris macam Manchester City, Manchester United, dan Chelsea. Sedangkan pada musim panas ini total belanja klub-klub Inggris bahkan menembus 2 miliar euro.

Namun demikian, belanja jor-joran klub-klub Inggris kerap tidak dibarengi dengan prestasi di Eropa. Hanya Chelsea dan Liverpool yang berhasil memenangi Liga Champions dalam 10 tahun terakhir. Di sisi lain, LaLiga justru berjaya setelah Madrid (5) dan Barcelona (1) sukses merebut total enam titel.

Kondisi serupa terjadi di Liga Europa. Klub-klub Spanyol lagi-lagi dominan dalam satu dekade terakhir usai Sevilla memenangi empat gelar, diikuti Atletico Madrid dan Villarreal yang mengantongi satu gelar. Sementara hanya dua kali klub-klub Inggris menjadi kampiun saat Manchester United juara pada 2016/17 dan Chelsea pada 2018/19.

Kroos baru saja memenangi medali juara Liga Champions keempatnya bersama Real Madrid. Pemain internasional Jerman itu meyakini, Premier League hanya unggul dari segi pemasukan bukan kualitas tim-timnya.

"Tim-tim Premier League 'kan tidak memenangi sebuah titel internasional di tahun ini," ceplos dia kepada podcast OMR yang dilansir Marca. "Uang dari siaran televisi memang jauh lebih besar di Inggris selama bertahun-tahun dan hasilnya toh tim-tim Inggris tidak memenangi segalanya."

"Untunglah, tidak semua pemain mengincar gaji, tapi juga memenangi banyak titel juara serta berkembang lebih baik," ucap Toni Kroos membahas Premier League.

(rin/krs)