ADVERTISEMENT

Aubameyang Ungkap Kondisi Tuchel Usai Dipecat Chelsea

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Kamis, 15 Sep 2022 21:08 WIB
ZAGREB, CROATIA - SEPTEMBER 05: Pierre-Emerick Aubameyang and Thomas Tuchel of Chelsea during a training session ahead of their UEFA Champions League group E match against Dinamo Zagreb at Stadion Maksimir on September 5, 2022 in Zagreb, Croatia. (Photo by Darren Walsh/Chelsea FC via Getty Images)
Pierre-Emerick Aubameyang mengatakan, Thomas Tuchel frustrasi usai dipecat Chelsea. (Foto: Chelsea FC via Getty Images/Darren Walsh)
London -

Reuni Pierre-Emerick Aubameyang dengan Thomas Tuchel di Chelsea hanya seumur jagung. Aubameyang mengungkapkan, Tuchel frustrasi dan sedih usai diberhentikan.

Aubameyang didatangkan ke London Barat dari Barcelona pada awal September lalu. Penyerang Gabon itu diharapkan bisa mengulang performa bagusnya di bawah arahan Tuchel saat mengemas 79 gol dalam 96 penampilan selama dua musim di Borussia Dortmund.

Sayang sekali, belum genap seminggu Aubameyang berkostum Chelsea Tuchel keburu pergi. Manajer Jerman itu dipecat setelah the Blues tumbang 0-1 di markas Dinamo Zagreb pada laga pembuka Liga Champions.

Chelsea kemudian menggaet Graham Potter dari Brighton sebagai pengganti Thomas Tuchel. Aubameyang mengaku terkejut dengan pemecatan Tuchel, sekaligus mendukung Potter.

"Semua orang tahu bagaimana hubunganku dengan Thomas," ungkap pesepakbola berusia 33 tahun itu di Football.London. "Pastinya sedih ketika seseorang meninggalkan klub dan pastinya, aku cuma beberapa hari ketemu dengan dia."

"Tapi beginilah sepakbola dan ketika anda bermain sepakbola anda harus beradaptasi dengan cepat dan di beberapa momen musim ini, hal tersebut bisa terjadi. Kurasa dia [Tuchel] merasa sedikit frustrasi dan sedih. Sudah pasti, aku akan mencoba berbicara dengan dia secepatnya," lanjut Aubameyang.

Graham Potter menandai eranya sebagai manajer baru Chelsea dengan hasil seri 1-1 melawan Salzburg di matchday II Liga Champions, tadi malam. Aubameyang mengkreasikan gol Raheem Sterling di awal babak kedua, sebelum Salzburg menyamakan lewat Noah Okafor di menit ke-75.

''Kami sedikit sedih karena kurasa kami pantas menang pada hari ini. Kupikir dia [Potter] itu seorang yang sangat positif dan memiliki karakter hebat. Kami akan berusaha belajar dari dia dan secepatnya menang. Kupikir ide-ide dia sangat jelas jadi akan mudah. Akan butuh waktu untuk beradaptasi satu sama lain tapi kupikir kami akan baik-baik saja," ucap Aubameyang.

(rin/krs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT