Mana Serangan Balik yang MU Banggakan Itu?

ADVERTISEMENT

Mana Serangan Balik yang MU Banggakan Itu?

Afif Farhan - Sepakbola
Senin, 03 Okt 2022 19:15 WIB
MANCHESTER, ENGLAND - OCTOBER 02: Christian Eriksen and Anthony Martial of Manchester United greet each other after the Premier League match between Manchester City and Manchester United at Etihad Stadium on October 2, 2022 in Manchester, United Kingdom. (Photo by Visionhaus/Getty Images)
Foto: Visionhaus/Getty Images/Visionhaus
Manchester -

Manchester United remuk 3-6 di hadapan Manchester City. Roy Keane beri kritik pedas, mana serangan balik Setan Merah yang dibangga-banggakan itu?

Manchester City vs Manchester United berlangsung dalam lanjutan Liga Inggris pada Minggu (2/10) malam WIB. Tuan rumah menangi Derby Manchester dengan skor telak 6-3.

Gol-gol Manchester City dicetak oleh hat-trick Erling Haaland dan Phil Foden. Manchester United cuma bisa membalas lewat Antony dan brace Martial.

MANCHESTER, ENGLAND - OCTOBER 02: Phil Foden of Manchester City celebrates their sides first goal during the Premier League match between Manchester City and Manchester United at Etihad Stadium on October 02, 2022 in Manchester, England. (Photo by Laurence Griffiths/Getty Images)Manchester Hancurkan Manchester United 6-3 Foto: Getty Images/Laurence Griffiths

Manchester City mampu memporak-porandakan Manchester United. Gol-golnya dicetak oleh open play, juga dari bola mati (tendangan sudut).

Manchester United yang andalkan kecepatan lari para penyerangnya tidak berdaya. Sampai-sampai eks pemainnya, Roy Keane pertanyakan jurus serangan balik yang lagi dibanggakan Setan Merah.

"Ada tanda-tanda positif dari MU pada empat pertandingan terakhir. Mereka suka mengatakan tentang serangan balik, tapi mana sekarang?" cetusnya dilansir dari Sky Sports.

"Sekarang jangan cuma pikir serangan balik. Sekarang semuanya tentang kebanggaan, kepribadian yang mereka belum menunjukkannya," tegasnya.

Soal serangan balik, Manchester City malah seolah mengajarkan Manchester United di laga tersebut. Gol ketiga Foden misalnya, berawal dari serangan balik yang diprakasai Grealish lanjut ke Haaland dan Foden bisa berdiri bebas.

"MU ceroboh, ada celah di mana-mana," tutup Keane.

(aff/yna)

ADVERTISEMENT