Liga Inggris Ogah Pakai Injury Time Lama Seperti Piala Dunia 2022

ADVERTISEMENT

Liga Inggris Ogah Pakai Injury Time Lama Seperti Piala Dunia 2022

Afif Farhan - Sepakbola
Senin, 28 Nov 2022 12:00 WIB
DOHA, QATAR - NOVEMBER 21: A giant screen displays additional time of 14 minutes as Alireza Beiranvand of IR Iran received medical treatment during the FIFA World Cup Qatar 2022 Group B match between England and IR Iran at Khalifa International Stadium on November 21, 2022 in Doha, Qatar. (Photo by Julian Finney/Getty Images)
Foto: Getty Images
London -

Piala Dunia 2022 menerapkan aturan baru berupa injury time dengan waktu yang cukup lama. Liga Inggris menolak menerapkannya di sisa musim ini.

Aturan baru injury time lama di Piala Dunia 2022 diprakarsai oleh ketua komite wasit FIFA, Pierluigi Collina. Collina menilai, banyak waktu terbuang di pertandingan sepakbola karena perayaan gol, lemparan ke dalam, tendangan gawang, pergantian pemain, sampai pengecekan VAR.

"Sebagai penonton, saya membayar tiket ke stadion untuk menonton sepakbola selama 90 menit. Namun rupanya, sebagian besar waktu pertandingan terbuang karena lemparan ke dalam terlalu lama, tendangan gawang terlalu lama, dan hal-hal yang menjurus kepada buang-buang waktu," paparnya kepada ESPN.

"Masa... total sampai delapan-sembilan menit waktu terbuang di sepanjang pertandingan hanya untuk tendangan gawang? Maka itulah, yang kami soroti," tegasnya.

Dilansir dari Mirror, aturan baru FIFA itu sejatinya belum diterapkan ke liga-liga sepakbola dunia. Meski ada wacana, FIFA mempersilakan liga-liga di dunia untuk menerapkannya.

Liga Inggris diketahui enggan memakai aturan baru injury time yang lama itu. Liga Inggris tidak akan menerapkannya di sisa waktu musim 2022/2023!

Professional Game Match Officials Limited (PGMOL) selaku badan wasit Premier League telah mengadakan pembicaraan dengan wasit-wasit dan sepakat untuk tidak memberikan waktu tambahan terlalu lama. Rata-rata, waktu pertandingan di Piala Dunia 2022 sejauh ini ditambah dengan injury time yang lama menyentuh angka 102 menit dan 42 detik. Itu empat menit lebih lama dari rata-rata pertandingan di Liga Inggris.

FIFA pun rupanya masih terus mengkaji injury time yang lama. Kabarnya, beberapa petinggi FIFA juga tidak setuju dengan hal tersebut karena akan memberikan beban ke para pemain.

"Jika waktu bermain bertambah, maka akan lebih membebani fisik para pemain. Harus digarisbawahi soal keselamatan pemain," ujar Sekretaris Jenderal Fifpro Jonas Baer-Hoffmann.

(aff/krs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT