Ferguson Bikin Takut Ferdinand
Selasa, 19 Sep 2006 17:07 WIB
London - Sosok Sir Alex Ferguson tak hanya disegani tapi juga ditakuti Rio Ferdinand. Bek Manchester United ini bercerita banyak soal ketakutannya itu dalam otobiografinya. Dalam buku kisahnya yang berjudul "Rio My Story" itu, yang diterbitkan secara serial oleh harian The Sun, sebuah cerita unik diungkapkan Ferdinand mengenai kisahnya dengan Ferguson di tahun 2005 lalu. Bermula dari media massa Inggris yang memuat gambarnya saat meninggalkan sebuah bar di London, bersama agennya Pini Zahavi dan pimpinan eksekutif Chelsea Peter Kenyon, rasa takut menghinggapi Ferdinand. Karena dengan adanya pertemuan itu, spekulasi yang langsung muncul adalah Ferdinand akan segera diboyong ke Stamford Bridge. Tertangkap basah melakukan pertemuan dengan pihak Chelsea, Ferdinand mengaku takut akan kemarahan Ferguson. Dan benar saja, sebelum niatnya menjelaskan, Ferguson sudah langsung menelpon Ferdinand dan menyemprotnya dengan galak."Saya benar-benar merasa takut melihat gambar tersebut beredar di media massa. Saya lalu putuskan untuk menemuinya (Sir Alex) begitu saya tiba di tempat latihan dan akan menerangkan apa yang sesungguhnya terjadi.""Tapi sebelum itu terjadi, (Sir Alex) pagi-pagi sekali menelepon saya. Suaranya benar-benar menyiratkan kemarahan yang dalam. Katanya, 'Apa yang terjadi'. Saya belum pernah melihatnya begitu marah seperti saat itu. Saya benar-benar takut. Lebih takut daripada ketika saya mengabaikan tes obat terlarang itu. Itu yang terburuk," cerita Ferdinand, yang sebelumnya harus menerima hukuman larangan bertanding 8 bulan akibat enggan mengikuti tes obat terlarang.Saat itu, Ferdinand tak berbicara banyak karena menyadari ia bersalah. "Alhasil saya mengatakan bahwa saya tidak akan menandatangani kontrak dengan tim manapun juga. Yang saya inginkan hanyalah bermain bersama Manchester United seperti halnya yang saya katakan ketika saya pertama kali menandatangani kontrak. Untuk sesaat saya benar-benar khawatir kalau-kalau dia akan mengatakan: 'Saya akan menjualmu'," tukasnya. Menurut Ferdinand, pertemuannya dengan Zahavi dan Kenyon hanya berlangsung 15 menit. Tapi, Sir Alex tetap tidak menerimanya."Kamu tahu apa yang akan dipikirkan orang tentang pertemuan itu. Apapun yang kamu katakan, orang akan menganggap lain. Sangat bodoh kamu datang ke sana dan bertemu Kenyon," tutup Ferdinand di akhir cerita.Sekarang masih takut, Rio? (erk/)











































