Sheva Bukan Pilihan Mourinho

Sheva Bukan Pilihan Mourinho

- Sepakbola
Senin, 22 Jan 2007 10:28 WIB
Sheva Bukan Pilihan Mourinho
London - Harusnya kedatangan pemain ke sebuah klub karena dinilai punya kriteria yang dibutuhkan si pelatih. Tapi itu tidak terjadi pada Andriy Shevchenko, yang rupanya tidak dimaui Jose Mourinho.Ini memang bukan kabar baru lagi. Beberapa media Inggris sempat mengendus kalau kedatangan Sheva dari AC Milan cuma karena keinginan bos besar Chelsea, Roman Abramovich, yang punya kedekatan karena sama-sama berasal dari Eropa Timur.Bukan cuma kedatangannya. Keputusan Mourinho untuk tetap memainkan Sheva meski performanya jauh dari yang dijarapkan juga disebut-sebut karena adanya intervensi dari si taipan minyak asal Rusia itu.Sabtu (20/1/2007) kemarin semua itu terjawab. Usai dikalahkan Liverpool 0-2, Mourinho menyalami hampir semua pemainnya. Hampir? Betul, hanya Sheva yang tak kebagian jabat tangan dengan pelatihnya.Belakangan Ketua Eksekutif Chelsea, Peter Kenyon, mengakui hal tersebut. Disebutnya keinginan mendatangkan Sheva memang bukan murni kehendak Mourinho. Rencana tersebut sudah ada bahkan sebelum Mourinho mendarat di Stamford Bridge."Rencana pertama mendatangkan Shevcheko sudah ada sebelum Mourinho datang. Pembicaraan itu terus bergulir sampai akhirnya kami mendapatkannya musim ini. Itu adalah keinginan kami. Chelsea membutuhkan seorang striker terbaik di dunia. Dan jika Anda bertanya pada siapapun, Sheva pasti ada di daftar itu," ungkap Kenyon seperti diberitakan The Sun, Senin (22/1/2007).Tapi bukan berarti Mourinho tak punya peran sama sekali dalam proses kepindahan Sheva. Disebut Kenyon keputusan final untuk mengontrak eks striker Dinamo Kiev juga berada di tangan Mourinho."Hal utama apa yang membuat seorang pemain terlihat mengagumkan di mata pelatihnya? Hubungan pemain dengan pelatih sangatlah penting," tambah Kenyon.Menyoal hubungan Mourinho dengan Abramovic, Kenyon menyebut semuanya masih dalam batas kewajaran. Ketegangan yang terjadi disebutnya masih dalam kondisi "sehat"."Ketegangan yang terjadi di klub ini adalah hal yang sehat dan semua fokus pada membawa Chelsea melangkah maju. Semua isu seputar pelatih, pemilik. pemimpin eksekutif dan petinggi klub sulit untuk dihilangkan," dalih Kenyon. (din/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads