Chelsea-MU Anti-Klimaks
Kamis, 10 Mei 2007 04:14 WIB
London - Anti-klimaks benar-benar terjadi dalam pertandingan yang sebelumnya disebut menjadi final Liga Inggris musim ini. Laga Chelsea kontra Manchester United berakhir 0-0.Seperti banyak diprediksi, pertandingan ke-37 Chelsea dan MU berlangsung kurang menggigit. Selain sudah dipastikannya "Setan Merah" menjadi kampiun, keputusan Sir Alex Ferguson untuk tidak memainkan skuad terbaiknya makin menurunkan nilai pertandingan.Tapi itu bukan berarti tensi pertandingan berjalan datar. Tekel-tekel keras berhamburan, wasit tak sungkan mengeluarkan tujuh kartu kuning sementara protes keras juga dilakukan Fergie dan Mourinho ikut mewarnai laga yang kemudian berakhir tanpa gol, 0-0, itu.Sesuai janji Jose Mourinho, dipimpin John Terry skuad Chelsea memberi penghormatan Guard of Honour saat pasukan "Setan Merah" melangkah memasuki lapangan Stamford Bridge, Kamis (10/5/2007) dinihari WIB. Ini merupakan balasan setelah dua tahun lalu di Old Trafford, MU melakukan hal yang sama terhadap Chelsea.Beberapa pemain muda yang dimainkan Fergie antara lain Dong Fangzhou, Chris Eagles dan Kieran Lee. Sementara di kubu Chelsea, selain absennya Petr Cech -- dan cedera yang menerpa banyak pilarnya -- Jose Mourinho nyaris menurunkan kekuatan penuh.Kondisi tersebut dimanfaatkan skuad The Blues untuk menggempur pertahanan MU yang dikomandani Wes Brown. Peluang pertama lahir dari Shaun Wright Phillips yang menerima unpan crossing Michael Essien dari sisi kiri, setelah mampu melewati Gabriel Heinze, sontekan SWP dari dalam kotak penalti masih membentur dada Tomasz Kuszczak.Meski kalah dalam penguasaan bola, namun tim tamu sempat membuat fans The Blues menahan napas di pertengahan babak kedua. Lolos dari kawalan bek Chelsea, Heinze gagal mengarahkan bola yang diumpan Alan Smith ke dalam gawang, padahal saat itu ia tinggal berhadapan dengan Carlo Cudicini.Peluang terakhir Chelsea di babak pertama datang dari sepakan keras Scott Sinclair yang mendapat bola liar hasil kemelut di muka gawang MU. Tapi usahanya itu tak juga mengubah skor lantaran bola cuma bergulir ke luar lapangan.Dominasi Chelsea tak berkurang di babak kedua meski gawang mereka yang lebih dulu terancam lewat tendangan bebas Richardson. Setelah itu praktis tuan rumah menguasai pertandingan dan memaksa tim tamu bertahan selain hanya mengandalkan serangan balik.Kuszczak pantas disebut pahlawan yang menghindarkan MU dari kekalahan dalam pertandingan tersebut. Kiper Polandia itu setidaknya membuat tiga peyelamatan saat memblok tendangan keras SWP, Kalou dan Lassana Diarra di babak kedua.Selain kegesitan Kuszczak, Chelsea juga tak ditemani dewi fortuna di pertandingan tersebut. Dua peluang menjebol jala MU saat sang kiper tidak dalam posisinya mentah karena diselamatkan Kieran Lee di garis gawang, sementara kesalahan Kuszczak mengantisipasi tendangan sudut juga gagal berujung gol karena bola yang mengenai tubuh John Terry arah pantulannya masih melenceng dari sasaran.Susunan PemainChelsea: Carlo Cudicini, Wayne Bridge, Paulo Ferreira, John Terry, Lassana Diarra (Morais '88), Michael Essien, Claude Makelele, John Mikel (Cole '46), Shaun Wright-Phillips, Salomon Kalou, Scott Sinclair (Sahar '54)Man Utd: Tomasz Kuszczak, Wes Brown,Gabriel Heinze (Carrick '65), Kieran Lee, John O'Shea, Chris Eagles, Darren Fletcher, Kieran Richardson, Fangzhou Dong (Rooney '73), Alan Smith, Ole Gunnar Solskjaer (din/key)











































