Kontroversi Uang Thaksin untuk City
Senin, 25 Jun 2007 00:57 WIB
Jakarta - Asetnya sekitar satu miliar dolar telah dibekukan di Thailand, tapi Thaksin Shinawatra mengklaim masih punya uang "halal" untuk membeli Manchester City.Mentang-mentang ada warganya yang ingin mengakuisisi sebuah klub Liga Inggris, otoritas Thailand tidak lantas berbangga. Soalnya di dalam negeri sendiri Thaksin masih dalam proses penyelidikan kasus korupsi.Pria yang memiliki kekayaan luar biasa dari bisnis besarnya di bidang telekomunikasi itu didakwa melakukan beberapa penyalahgunaan kekuasaan saat menjabat perdana menteri Thailand 2001-2006. Atas dugaan korupsi itu aset keluarga Thaksin yang bernilai 1,52 milyar dolar di bekukan. Namun aset-asetnya yang berada di luar Thailand belum diputuskan statusnya. Inilah yang menjadi sorotan. Menurut Menteri Keuangan Thailand Chalongphob Sussangkar, uang Thaksin yang akan dipakai untuk membeli Manchester City layak dipertanyakan asalnya."Bagi Thailand, uang yang akan digunakannya untuk Manchester City masih sebuah misteri," tukas sang menteri dalam sebuah acara forum ekonomi internasional di Singapura. Namun dilansir BBC, pihak makelar yang memuluskan upaya Thaksin untuk masuk bursa City, yakni Keith Hartis menyatakan, uang sebesar 162,2 juta dolar yang ditawarkan buat City adalah 'bersih' dan telah ditransfer ke Inggris secara transparan.Meski penawarannya sudah diterima direksi City, namun Thaksin masih hanya mendapat dukungan dari para pemilik saham yang lain, serta melewati fit and proper test oleh otoritas Premier League. (a2s/ian)










































