Liga Inggris 2007/2008
Rivalitas dan Skandal Berlanjut
Senin, 06 Agu 2007 10:07 WIB
Jakarta - Rivalitas Manchester United dan Chelsea akan memasuki babak baru akhir pekan ini. Namun tim-tim lain bukan tanpa peran, karena skandal di Liga Inggris belum terselesaikan.Mungkin kening sebagian orang mengkerut jika English Premier League 2007/2008 langsung disebut balapan dua kuda MU dan Chelsea. Bagaimana dengan Liverpool atau jika dipaksa lagi, Arsenal?Sepakbola memang bukan matematika yang hasil perhitungannya pasti. Hanya saja sulit dipungkiri bahwa The Red Devils dan The Blues tetap paling menjanjikan. MU sebagai juara bertahan, bakal bertambah kuat dengan masuknya Owen Hargreaves, Nani dan Anderson. Sementara Chelsea yang menjadi runner-up musim lalu, mendatangkan beberapa nama baru yang cukup dikenal seperti, Florent Malouda, Claudio Pizarro, Tal Ben Haim, Steve Sidwell serta kembalinya Alex yang tiga musim dipinjamkan ke PSV Eindhoven.Perubahan ini tentu saja menyempurnakan tim inti musim lalu yang memang tidak banyak berubah. Alan Smith dan Kieran Richardson yang hijrah ke klub EPL lainnya bukanlah anggota tim inti MU. Demikian juga Chelsea takkan terpengaruh dengan keluarnya Geremi serta Khalid Boulahrouz.Liverpool? Tekanan justru semakin besar. Manajer Rafael Benitez telah menghabiskan sangat banyak dana dalam transfer. Masuknya Fernando Torres, Andriy Veronin dan Ryan Babel harus bisa memenuhi ekspektasi klub. Beberapa pengamat menilai dalam dua musim mendatang, skuad Benitez akan padu. Tetapi mungkin saja waktu tersebut tidak tersedia.Soal Arsenal, tidak banyak yang menaruh harapan tinggi, bahkan fans The Gunners sekali pun. Bukan meremehkan darah muda, tetapi Robin van Persie cs belum siap secara mental. Musim lalu mereka mampu mengalahkan Manchester United dan mengimbangi Chelsea. Tetapi tim asuhan Arsene Wenger justru jatuh bangun menghadapi tim-tim medioker.Liga Inggris musim ini juga menyisakan skandal yang bisa meledak kapan saja layaknya bom waktu. Penyelidikan terhadap korupsi dan suap khususnya soal transfer pemain masih berlanjut. Ada lima tim yang dinyatakan terlibat skandal ini, dengan jumlah transaksi sebanyak 17. Michael Essien, Didier Drogba dan Petr Cech menjadi tiga nama pemain Chelsea yang terlibat, sementara sisanya merupakan pemain Portsmouth, Bolton Wanderers, Middlesbrough dan Newcastle United.Kenyataan bahwa mayoritas klub masih enggan mengumumkan nilai transfer pemain, menyulitkan pengawasan. Padahal Liga Inggris berjalan dengan menghabiskan 900 juta pounds, dan diperkirakan akan menembus akan satu miliar pounds musim depan.Tanpa transparansi, kecurigaan semakin kuat. "Si kaya" terkadang berlakon "miskin" untuk mengelabui pajak atau pesaingnya, padahal di belakang terjadi deal-deal yang tidak resmi. Ada kalanya "Si miskin" yang berlakon "kaya", seperti Leeds United yang belanja jor-joran namun kemudian dinyatakan bangkrut.Pekan pertama Liga Inggris, Sabtu dan Minggu (11-12/8/2007) yang penayangannya di televisi Indonesia masih belum jelas, juga akan menjadi ajang comeback beberapa nama besar seperti Sven Goran Eriksson dan Roy Keane.Inilah pertandingan pertama Eriksson sebagai pelatih klub Premiership. Mantan manajer The Three Lions itu berpengalaman menangani klub Eropa seperti SL Benfica, AS Roma, AC Fiorentina, SL Benfica, U.C. Sampdoria, dan terakhir membawa S.S. Lazio menjuarai Seri A pada musim 1999/2000.Sementara Keane akan "reuni" dengan mantan timnya Manchester United yang ditinggal pada 2005 lalu. Hanya saja kali ini pria yang disebut-sebut sebagai kapten tersukses The Red Devils itu, datang sebagai lawan yang memimpin pasukan Sunderland.Sayangnya tidak ada Big Match pada pekan pertama ini. Di antara empat tim teratas, jadwal terberat dihadapi Liverpool yang harus bertandang ke Aston Villa. Sementara MU, Chelsea dan Arsenal memainkan partai kandang, masing-masing menghadapi Reading, Birmingham dan Fulham. (lom/a2s)











































