Nani, Nani, Nani...

Nani, Nani, Nani...

- Sepakbola
Senin, 27 Agu 2007 07:38 WIB
Nani, Nani, Nani...
Manchester - Inilah jawaban kenapa Manchester United membayar Rp 265 miliar untuk seorang pemain 20 tahun yang sebelumnya orang mengernyitkan dahi dan bertanya: Nani? Nani siapa?Kalau media massa menyambut kedatangan Nani di Inggris sebagai "Cristiano Ronaldo baru", sebagian besar MU-mania barangkali tak langsung percaya. Ronaldo saja baru "jadi", bagaimana mungkin titisannya sudah lahir?Tapi tadi malam, Minggu (26/8/2007), boleh jadi merupakan kelahiran seseorang bernama lengkap Luis Carlos Almeida da Cunha di Old Trafford. Mimpi Nani, juga mimpi suporter MU tentang siapa pemuda Portugal ini, bergabung di The Theatre of Dreams, "Panggung Mimpi-Mimpi".Tampil pertama kali sebagai starter di kancah resmi, Nani bermain menawan dan kelak menjadi penentu kemenangan "Setan Merah" atas Tottenham Hotspur. Bermain pula di sayap kanan, Nani tidak seperti Ronaldo yang amat memukau saat "menggoreng" bola. Tapi soal kecepatan, lelaki setinggi 175 cm memang amat kencang. Daya bertarungnya juga tampak tinggi, dan tendangannya keras luar biasa.Yang terakhir itulah yang telah melahirkan Nani. Di menit 68, setelah memenangi perebutan bola dengan Tom Huddlestone, ia membalikkan badan, melirik sekejap Paul Robinson dari jarak sekitar 25 meter.Cepat otak Nani berpikir bahwa ada ruang buatnya melakukan tembakan. Hasil kerja otak menjalar cepat ke kaki kanan Nani, yang kemudian menyentakkan bola sekuat-kuatnya. Robinson, kiper setinggi 190 cm dan bertubuh tegap itu sudah terbang dan memindahkan tenaganya untuk menghalau tembakan tersebut. Ujung telapak tangan kanannya juga sudah sempat mengenai bola. Tapi semua itu tidak cukup, bola melesat terlalu deras. Hanya jaring-jaring gawangnya yang menghentikan laju bola dari kemungkinan keluar lapangan.Gol spektakuler. Puluhan ribu orang melonjak dari tempat duduknya, Rio Ferdinand, Ryan Giggs, Patrice Evra dan pemain-pemain MU lainnya berteriak-teriak seperti kerasukan setan berbalut kostum merah. Sementara Nani, ia menghambur ke sudut lapangan, mengeluarkan semua ekspresi yang ada dalam dirinya, dan ... berjumpalitan di udara beberapa kali. Selebrasi Nani, yang konon sempat dilarang Sir Alex Ferguson karena berisiko mendatangkan cedera, ditampilkan di panggung kota Manchester, di depan jutaan pasang mata di depan televisi.Gol itu cukup untuk menyudahi start terburuk MU sejak 1992 karena hanya meraih dua poin dari tiga pertandingan pertama di awal musim. Cukup pula untuk menjawab pertanyaan di atas tentang siapa Nani, yang Ferguson optimistis memboyongnya dari Sporting Lisbon.Tapi bagi Nani ini tentu baru sekadar momen kelahiran. Ia masih punya waktu panjang untuk tumbuh dan berkembang, membuktikan kualitas terbaik apa dari dirinya. (a2s/lom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads