Liverpool kalah 1-2 dari Wolves dalam lanjutan Liga Inggris. Kapten tim, Virgil van Dijk sebut The Reds mudah ditebak.
Liverpool bertamu ke Wolverhampton Wanderers pada Rabu (4/3) dini hari WIB. Tiada gol tercipta di babak pertama.
Rodrigo Gomes bawa tuan rumah unggul duluan. Mo Salah samakan kedudukan, tapi Andre bawa Wolves kunci tiga poin dengan gol di injury time!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gol pertama Wolves tercipta lewat serangan balik. Gol kedua lewat kesalahan Alisson yang kurang jauh menyepak bola, kemudian bisa dimanfaatkan Andre dengan tembakan dari luar kotak penalti. Sempat terbentur Joe Gomez, Alisson salah langkah dan bola mengalir ke gawangnya.
Baca juga: Liverpool Bingung, 'Dalangnya' Lebih Bingung |
Liverpool sebenarnya mendominasi laga. Liverpool melepas 15 tembakan dengan empat mengarah ke gawang, Wolves hanya lima tembakan dengan tiga mengarah ke gawang.
Virgil van Dijk mengeluhkan kekalahan The Reds. Sang kapten sebut, timnya mudah ditebak permainannya.
"Permainan kami lambat, mudah ditebak, ceroboh dalam penguasaan bola, dan pengambilan keputusan yang salah," keluhnya kepada BBC.
"Ini semua kesalahan kami sendiri," tegasnya.
Soal mudah ditebak, Liverpool sudah kebobolan lima kali di menit ke-90 atau lebih lho!
Liverpool sedianya dalam tren bagus di Liga Inggris yakni lagi tiga kali menang beruntun sebelum dihentikan Wolves. Liverpool tertahan di peringkat kelima dengan 48 poin, gagal salip Aston Villa di atasnya dengan 51 poin.
"Hari ini kami mendominasi tapi di akhir-akhir kami melakukan kesalahan. Kami padahal sedang solid-solidnya tapi ya begitulah adanya," tutup Van Dijk.
(aff/nds)











































