Liverpool dan Problema Kebobolan di Menit Akhir

Liverpool dan Problema Kebobolan di Menit Akhir

Adhi Prasetya - Sepakbola
Senin, 16 Mar 2026 14:40 WIB
Dominik Szoboszlai kecewa Liverpool sering kebobolan di pengujung laga.
Dominik Szoboszlai kecewa Liverpool sering kebobolan di pengujung laga. Foto: PA Images via Getty Images/Peter Byrne - PA Images
Liverpool -

Liverpool gagal meraih kemenangan atas Tottenham Hotspur usai kebobolan di menit akhir waktu normal. Untuk kesekian kalinya mereka jatuh ke jurang yang sama, seolah tak pernah belajar.

Menjamu Spurs yang belum merasakan kemenangan sejak akhir Januari pada Minggu (15/3/2026), Liverpool unggul lebih dulu lewat gol tendangan bebas Dominik Szoboszlai di babak pertama. Namun setelah itu, The Reds gagal menambah keunggulan.

Tuan rumah bahkan hanya memiliki empat shot on target sepanjang laga. Bandingkan dengan Spurs yang memaksa kiper Allison Becker melakukan enam save dari tujuh tembakan yang mengarah ke gawangnya. Satu tembakan lainnya berujung gol pengimbang tim tamu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apesnya, gol yang dicetak Richarlison itu tercipta di menit ke-90. "(Kebobolan) di menit akhir lagi, saya tak tahu sudah berapa kali terjadi di musim ini," ujar Szoboszlai di Sky Sports usai laga.

ADVERTISEMENT

Ini memang bukan kali pertama tim asuhan Arne Slot lengah di pengujung laga. BBC mencatat delapan kali Liverpool kebobolan di menit ke-90 atau setelahnya di Premier League musim ini, melewati 'capaian' musim 2010-11, yakni tujuh kali.

Semua kelengahan itu membuat Liverpool kehilangan poin, dengan rincian lima kali kalah (dari Crystal Palace, Chelsea, Bournemouth, Manchester City dan Wolverhampton Wanderers) serta tiga kali ditahan imbang (oleh Leeds United, Fulham, dan Spurs).

Liverpool juga jadi kehilangan banyak poin. Dari yang seharusnya bisa mengamankan paling tidak 14 poin dari delapan laga itu, pada akhirnya mereka cuma bisa mendapat tiga. Tak heran bila mereka kini duduk di urutan lima klasemen Liga Inggris musim ini dengan 49 poin dari 30 laga.

"Kami sama sekali tidak membantu diri kami sendiri. Sudah berkali-kali musim ini kami menciptakan lebih banyak peluang daripada jumlah gol yang kami cetak, dan biasanya di Premier League, Anda melihat banyak tim yang mampu memanfaatkan peluang mereka dengan lebih baik, tetapi itu jelas bukan yang kami lakukan sepanjang musim," ujar Slot, dikutip The Guardian.

"Lalu pertandingan tetap ketat hingga akhir dan kami kesulitan menjaga gawang tetap bersih. Kami belum mencatatkan banyak clean sheet seperti yang diinginkan jika ingin naik lebih tinggi di klasemen, dan (dua hal) itu merupakan kombinasi buruk untuk mengumpulkan target poin kami," jelasnya.

Liverpool dituntut segera bangkit. Mereka akan kedatangan Galatasaray dalam duel leg kedua 16 besar Liga Champions pada Kamis (19/3) pukul 03.00 WIB. The Reds kalah 0-1 di leg pertama, dan harus menang dua gol untuk lolos ke babak berikutnya.

Catatan kebobolan Liverpool di Premier League 2025-26 (menit 90 dan setelahnya)

  1. Eddie Nketiah (Crystal Palace 2-1 Liverpool, gol menit 90+7)
  2. Estevao (Chelsea 2-1 Liverpool, gol menit 90+5)
  3. Ao Tanaka (Leeds United 3-3 Liverpool, gol menit 90+6)
  4. Harrison Reed (Fulham 2-2 Liverpool, gol menit 90+7)
  5. Amine Adli (Bournemouth 3-2 Liverpool, gol menit 90+5)
  6. Erling Haaland (Liverpool 1-2 Manchester City, gol menit 90+3)
  7. Andre (Wolverhampton Wanderers 2-1 Liverpool, gol menit 90+4)
  8. Richarlison (Liverpool 1-1 Tottenham Hotspur, gol menit 90)

(adp/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads