Redknapp: Perlakuan Polisi Buruk

Redknapp: Perlakuan Polisi Buruk

- Sepakbola
Jumat, 30 Nov 2007 11:00 WIB
Redknapp: Perlakuan Polisi Buruk
Jakarta - Harry Redknapp mengeluarkan komentar pedas terhadap kepolisian London. Rabu (28/11/2007) lalu ia menjadi salah satu dari lima orang yang diciduk polisi terkait kasus korupsi sepakbola.

Manajer Portsmouth ini marah karena polisi mendatangi rumahnya bersama segerombolan fotografer tabloid, ketika istrinya hanya sendiri di rumah. Pria berusia 60 tahun ini pulang ke rumah Rabu pagi setelah menonton pertandingan Stuttgart melawan Glasgow Rangers dan disambut dengan teriakan histeris istrinya di mesin penerima telepon.

"Saya sangat kecewa dengan perlakuan polisi, mereka datang ke rumah bersama segerombolan fotografer dari tabloid-tabloid terkenal ketika istri saya sedang sendiri, dan ia sangat terkejut!" ujarnya, seperti dilansir Eurosport.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam kejadian itu, menurut pengakuan Redknapp, sebuah komputer yang dibelikannya untuk sang istri empat minggu lalu, berhasil disita polisi. Padahal istri Redknapp sedang belajar bagaimana cara menyalakannya.

Redknapp lalu menghabiskan harinya di kantor polisi Chichester, menjawab berbagai pertanyaan seputar kasus ini. Kasus tersebut menyangkut pembayaran sejumlah uang yang dilakukan oleh seorang agen pemain kepada sang pemain.

Menanggapi hal ini Redknapp menyatakan bahwa itu merupakan urusan si agen dan pemain, dan klubnya sama sekali tidak turut campur dalam urusan ini.

Disinyalir transaksi yang dimaksud adalah soal kepindahan Amdy Faye dari Auxerre ke Portsmouth tahun 2003. Willy McKay dilaporkan menjadi makelar dalam transaksi ini. (key/arp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads