Serangan terhadap Drogba itu terjadi saat Chelsea menundukkan West Ham United dalam lanjutan Liga Inggris, Sabtu (1/12/2007) lalu. Sepanjang pertandingan, striker Pantai Gading itu mengaku diganggu dengan sinar laser dari arah penonton yang disorotkan ke wajahnya.
Drogba jelas tak diam saja, dia terlihat memprotes wasit pada pertandingan yang akhirnya dimenangi Chelsea dengan 1-0 tersebut. Kini kepolisian London pun dilibatkan untuk mengusut kasus tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketika laporan itu sampai ke ofisial pertandingan, sangat sulit untuk langsung mengidentifikasi siapa pelakunya atau siapa orang-orang yang bertanggungjawab. Kami akan terus menyelidikinya," ujar sang juru bicara, seperti dilansir Goal.
Meskipun sulit namun siapa pelaku penyerangan laser itu sangat mungkin terungkap. Kepolisian setempat rencananya akan menggunakan rekaman pertandingan untuk mengetahui asal serangan dan mengidentifikasi secara pasti sang pelaku.
"Sulit untuk melihat sinar hijau tersebut, saya pikir ini adalah tindakan penonton yang bodoh," Drogba seusai pertandingan. "Fans West Ham semuanya baik, mereka mendukung klub mereka dengan baik. Dan hal inilah yang ingin kita lihat di stadion, bukan hal bodoh seperti itu," kesal dia.
(din/din)











































