Jangan Bebani Ngumoha dengan Ekspektasi Tinggi

Jangan Bebani Ngumoha dengan Ekspektasi Tinggi

Putra Rusdi K - Sepakbola
Sabtu, 15 Agu 2026 09:30 WIB
LIVERPOOL, ENGLAND - APRIL 11: Rio Ngumoha of Liverpool celebrates scoring his teams first goal during the Premier League match between Liverpool and Fulham at Anfield on April 11, 2026 in Liverpool, England. (Photo by Liverpool FC/Liverpool FC via
Foto: Liverpool FC via Getty Images/Liverpool FC
Liverpool -

Legenda Liverpool,John Barnes, berharap jangan ada ekspektasi berlebihan ke Rio Ngumoha bisa segara jadi andalan Si Merah. Ia menilai Ngumoha masih butuh waktu berkembang.

Ryo Ngumoha mencatatkan debut di tim utama Liverpool pada 2024/2025. Ia kemudian mulai mendapatkan menit bermain di musim lalu.

Meski bukan merupakan pilihan utama, sayap 17 tahun ini mendapatkan cukup banyak kesempatan bermain. Ngumoha tampil dalam 30 laga di semua ajang musim lalu. Ngumoha juga mampu berkontribusi dengan mengemas dua gol dan satu assist.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Liverpool tentu berekspektasi pemain kelahiran London tersebut terus berkembang di musim ini. Ia kini dianggap salah satu bakat muda paling menjanjikan di Liverpool.

ADVERTISEMENT

Namun tantangan untuk Ngumoha di musim ini tampaknya bakal lebih sulit. Perubahan manajer Liverpool dari Arne Slot ke Andoni Iraola diharapkan berpeluang mempengaruhi menit bermainnya. Slot yang memberinya debut di Liverpool sudah tak di kursi pelatih.

Selain itu, Liverpool dikabarkan bakal mendatangkan sayap baru yaitu Bradley Barcola dari Paris Saint-Germain. Ngumoha harus lebih keras berjuang untuk mendapatkan menit bermain.

Legenda Liverpool, John Barnes, berharap tak ada ekspektasi yang berlebihan kepada Ngumoha. Ia menilai Ngumoha masih butuh waktu untuk berkembang. Mengingat usianya yang sangat muda.

Barnes tak ingin Ngumoha langsung diharapkan bisa jadi andalan Liverpool dan Inggris di usia yang masih sangat belia. Hal ini tentu jadi harapan banyak pihak. Namun tetap butuh proses untuk bisa mewujudkannya.

"Langkah selanjutnya adalah dia harus bermain secara rutin. Masalahnya, dia tidak bermain secara rutin, namun kita langsung berasumsi bahwa tiba-tiba saja dia akan bermain untuk timnas Inggris, mencetak banyak gol, dan menjadi pemain terbaik dunia. Sayangnya, kita terlalu sering membebani pemain muda dengan ekspektasi seperti itu. Padahal saat ini, dia bahkan bukan pemain utama," ujar Barnes dikutip dari Sportskeeda.

"Oleh karena itu, kita harus membiarkannya berkembang dan tumbuh secara bertahap. Dia perlu masuk ke dalam tim secara perlahan dan mengamankan posisinya terlebih dahulu, sebelum kita mulai membicarakan soal dirinya menjadi pemain kunci Liverpool atau pemain papan atas timnas Inggris," jelasnya.



(pur/mrp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads