Gol tunggal Carlos Tevez di menit ke-43 cukup untuk membuat sekitar 40 ribuan fans Liverpool pulang dengan wajah penuh duka. Di Premiership, klub kesayangan mereka kini tertinggal sembilan angka dari MU dan 10 poin dari Arsenal yang baru saja mengalahkan Chelsea 1-0. Liverpool harus mendaki sebuah bukit terjal apabila ingin kembali masuk ke lintasan pacu para kandidat kampiun.
Meski menyimpan satu pertandingan lebih banyak, lepasnya kemenangan yang ditargetkan atas MU tetap membuat Rafa masygul. "Kami tahu bahwa kami membutuhkan kemenangan dalam pertandingan tadi jika ingin mendekat ke papan atas. Tapi itu sudah berlalu dan kami tetap harus berjalan," sesal sang manajer Liverpool kepada SkySports.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nasib Rafa di Anfield kini dipertaruhkan. Seperti sudah diketahui, Rafa rencananya akan menggelar pertemuan dengan duo Amerika pemilik Liverpool, Tom Hicks dan David Gillet. Di pertemuan itu, Rafa kemungkinan akan "disidang" dan kelanjutan karirnya pun ditentukan.
Bagaimanapun, kekalahan itu tak membuat Rafa gentar dalam menemui Hicks dan Gillet. Rafa tetap yakin bahwa kekalahan itu tidak akan pembicaraan segitiga tersebut. "Bagi saya, situasinya tetap sama. Kami bicara soal masa depan dan bukan hanya satu laga. Mereka (Gillet dan Hicks) punya pemikiran yang sama," mantap eks arsitek Valencia tersebut.
Rafa lantas menyatakan bahwa ia tidak menjanjikan akan membuka hasil pembicaraan yang rencananya digelar pekan depan itu. "Ini pembicaraan yang penting dan saya akan mengatakan isinya hanya jika kami merasa bahwa itu penting," tutupnya. Β (arp/krs)











































