Skor sensasional itu terjadi di White Hart Lane, Sabtu (29/12/2007), yang mana delapan dari 10 gol tersebut tercipta di babak kedua.
Pesta gol itu dimulai Berbatov saat kickoff berjalan tujuh menit. Ia menyontek dengan dingin dan mudah crossing datar yang dilepaskan Robbie Keane, setelah menerima umpan cantik Steed Malbranque di sektor kiri pertahanan lawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hujan gol dimulai di babak kedua. Di menit 53 Ivar Imingarsson membuat Reading berbalik memimpin. Pemain asal Islandia itu menyundul masuk bola lambung hasil sepak pojok Shorey.
Sepuluh menit kemudian Berbatov mengembalikan skor imbang menjadi 2-2. Memanfaatkan kesalahan Graeme Murfy dalam menghalau umpan Jermain Defoe, striker internasinal Bulgaria itu dengan mudah menceploskan bola ke gawang Markus Hahnemann.
Di menit 69 untuk kedua kalinya Reading mengungguli Spurs. Tim yang di musim ini belum pernah menang di kandang lawan itu mencetak gol ketiganya melalui sundulan Dave Kitson, lagi-lagi dari tendangan sudut yang dilepaskan Shorey.
Setelah itu gol demi gol datang datang dalam tempo tak lama. Di menit 73 Berbatov melepaskan tembakan keras yang tak kuasa dihentikan Hahnemann, yang membuat skor menjadi 3-3, tapi semenit kemudian Kitson kembali menjebol gawang Robinson.
Di menit 74 Malbranque menyamakan kedudukan menjadi 4-4, meneruskan umpan Tom Huddlestone. Empat menit kemudian Spurs memperoleh hadiah penalti setelah Keane dijatuhkan pemain lawan di kotak 16 meter.
Meskipun eksekusi Keane dapat dipatahkan Hahnemann, namun Spurs tetap mendapatkan gol kelimanya karena Defoe berhasil me-rebound bola muntahan tersebut dan meluncurkannya ke dalam jala Reading.
Berbatov menyudahi festival gol dengan proses yang hebat. Menerima umpan jauh Younes Kaboul, penyerang bernomor punggung 9 itu melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang menaklukkan Reading dan Hahnemann-nya.
Dengan tambahan empat gol tersebut berarti Berbatov telah mengumpulkan delapan gol di musim ini. Spurs pun bertambah poinnya menjadi 24 dari 20 pertandingan, sedangkan Reading tetap 22.
Spurs sangat produktif dalam dua pertandingan terakhir karena pada Boxing Day melawan Fulham juga menang telak, 5-1. Bahkan tim besutan Juande Ramos itu kini tercatat sebagai tim yang paling subur dengan torehan 41 gol.
Susunan pemain:
Tottenham: Robinson, Chimbonda, Kaboul, King (Defoe 61), Lee, Lennon (Boateng 67), Jenas, Huddlestone, Malbranque, Berbatov, Keane (Tainio 80).
Reading: Hahnemann, Murty (De la Cruz 71), Sonko, Ingimarsson, Shorey, Hunt, Cisse, Harper, Convey (Long 84), Doyle, Kitson.
(a2s/a2s)











































