Al Qahtani memulai masa trial-nya di City pada pertengahan Desember tahun lalu. Sepekan bergabung, Al Qahtani rupanya cukup memikat pihak City dan bahkan manajer Sven-Goran Eriksson pun menawarinya kontrak. Tapi Al Qahtani menolaknya.
Kepada sejumlah pihak, pemain berusia 25 tahun itu mengaku ada poin-poin kontrak yang tidak bisa disepakati oleh kedua belah pihak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Al Qahtani datang ke Manchester dengan banyak pengiring," tutur Burridge kepada Daily Mirror. "Dia tiba seperti seorang pangeran. Saat ia mulai berlatih, rombongannya berada di pinggir lapangan dan menyoraki tiap gerakannya."
"Waktu dia memegang bola, Richard Dunne menabrak Al Qahtani dengan sebuah tekel "selamat datang". Al Qahtani jatuh seperti sekantong keripik!" sambung pria berumur 56 tahun yang kini bekerja di klub Al-Ain, UEA, tersebut.
"Al Qahtani kemudian berguling-guling, berteriak dan harus dibawa keluar. Dia kemudian mulai menangis," seru Burridge mengakhiri pernyataannya.
Kisah selanjutnya pun sudah diketahui dunia. Al Qahtani gagal bergabung dengan City. Kini pemain terbaik Asia 2007 itu masih tergabung di klub di negaranya, Al-Hilal.
(arp/a2s)











































