Liverpool Tersingkir di Menit Terakhir

Piala FA

Liverpool Tersingkir di Menit Terakhir

- Sepakbola
Minggu, 17 Feb 2008 00:00 WIB
Liverpool Tersingkir di Menit Terakhir
Liverpool - Ini mungkin hasil paling tragis buat Liverpool di musim ini. The Reds disingkirkan tim Divisi II Barnsley di putaran kelima Piala FA oleh gol yang tercipta di akhir pertandingan.

Unggul lebih dulu lewat gol Dirk Kuyt di babak pertama, Liverpool menelan tragedi di stadion kebesarannya, Anfield, Sabtu (16/2/2008) malam WIB, karena kalah dengan skor akhir 1-2.

Stephen Foster menyamakan kedudukan untuk Barnsley di menit 57, lalu kapten Brian Howard membuat The Kop menangis lewat gol tendangan kaki kirinya di menit kedua masa injury time.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kekalahan ini sepertinya akan menciptakan tekanan besar lagi untuk manajer Rafael Benitez karena tim elit Inggris ini terancam kembali tanpa gelar juara seperti musim lalu. Mereka telah tersingkir pula di Piala Carling dan hampir mustahil menjuarai Premier League.

Hanya di Liga Champions anak-anak Merseyside masih berpeluang mengangkat tropi kemenangan. Akan tetapi itu pun tak mudah karena lawan terdekat mereka di hari Selasa mendatang, di babak 16 besar, adalah juara Italia dua musim berturut-turut, Inter Milan.

Nasib buruk yang diterima Liverpool malam ini terasa amat getir karena ditekuk tim yang berada satu divisi di bawah mereka (divisi Championship), serta di depan suporter fanatiknya. Mendominasi permainan pun tak berarti apa-apa karena ujung-ujungnya mereka malah kalah.

Di babak pertama sedikitnya lima peluang emas diperoleh Jamie Carragher dkk. Dua di antaranya dilakukan Peter Crouch dan Xabi Alonso, namun dihalau kiper Luke Steele. Adapun Barnsley membuat dua shot on goal, tapi dua-duanya belum sampai bidang sasaran.

Di menit 32 fans tuan rumah bersorak kegirangan setelah penetrasi Ryan Babel ke kotak penalti Barnsley dapat dituntaskan dengan dingin oleh Kuyt. Itulah gol pertama bomber Belanda itu sejak kali terakhir mencetaknya pada akhir November lalu.

Sampai mendekati turun minum Liverpool memiliki tiga kesempatan lagi, tapi tembakan Alonso melambung, tendangan Lucas ditahan Steele, dan sundulan Crouch kembali digagalkan kiper tim lawan.

Di babak kedua Barnsley tampak bermain dengan determinasi lebih tinggi. Hasilnya mengejutkan. Di menit 57, dari umpan silang Martin Devaney di sayap kiri, Foster berhasil melompat mengalahkan dua bek Liverpool untuk menanduk bola dan mengirimnya ke pojok kiri gawang Charles Itandje.

Gol balasan itu memicu agresivitas anak-anak Anfield. Semenit dari gol tersebut, dari umpan terobosan Alonso, Yossi Benayoun masuk ke kotak penalti Barnsley dan mampu melewati kiper Steele. Akan tetapi tendangannya diblok dua pemain lawan, begitu pula rebound Crouch yang masih bisa dihadang Bobby Hassell.

Benitez kemudian memasukkan Harry Kewell dan kemudian Steven Gerrard. Di 10 menit terakhir mereka terus menekan pertahanan Barnsley. Namun tendangan Kewell menyentuh mistar gawang, sedangkan sontekan Sami Hyypia dimentahkan Steele.

Dalam tekanan harus menang di saat pertandingan memasuki injury time, Liverpool malah kecolongan. Aksi individu Brian Howard yang memperdaya tiga pemain Liverpool berakhir dengan gol dramatis. Tendangan kaki kiri pemain bernomor 10 itu bersarang di pojok kiri gawang Itandje.

Liverpool mengais asa di waktu yang sudah teramat sempit. Tapi tembakan terakhir Kewell lagi-lagi dijinakkan kiper Steele, yang kemudian terpilih sebagai man of the match -- sedangkan Liverpool terlempar dari persaingan di Piala FA.

Susunan pemain:

Liverpool: Itandje, Finnan, Carragher, Hyypia, Riise, Benayoun, Lucas (Gerrard 75), Alonso, Babel (Kewell 69), Kuyt, Crouch.

Barnsley: Steele, Hassell, Souza, Foster, Kozluk (Van Homoet 60), Devaney, De Silva, Howard, Leon (Campbell-Ryce 71), Ferenczi, Nardiello (Odejayi 55).



Foto:
Kapten Barnsley Brian Howard (kanan) dan rekannya Martin Devaney merayakan sukses timnya menyingkirkan Liverpool di babak kelima Piala FA. (AFP/Paul Barker)
(a2s/ian)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads