Sudah menjadi semacam tradisi di Inggris jika sebuah klub menjuarai kompetisi apapun maka akan ada perayaan parade keliling kota menggunakan bis terbuka. Kondisi serupa (seharusnya) dialami Spurs yang baru menjuarai Piala Carling.
Tapi penantian fans Spurs untuk melihat klub kesayangannya berparade usai menjadi juara dalam yang sudah bertahan selama sembilan tahun terakhir ternyata belum akan berakhir. Rencana mengadakan pawai ditolak pelatih Juande Ramos.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Final Piala Carling berada di tengah musim, sulit untuk menggelar parade tersebut," ungkap seorang sumber Spurs seperti diberitakan TheSun.
Tapi bukan berarti fans Spurs tak bisa melihat langsung sekaligus merayakan kembali pesta kemenangan yang sudah lama tak dirasakan. Selain rencana memamerkan tropi tersebut sebelum laga menghadapi PSV Eindhoven di Piala UEFA, Spurs juga akan membawa piala tersebut saat memenuhi undangan dari dewan kota setempat.
"Itu sangat spesial karena punya arti besar buat siapapun yang bisa memenangi tropi ini. Reaksi atas keberhasilan ini sangat luar biasa. Saya menyaksikan bagaimana sulitnya (pertandingan final) itu buat suporter kami," ungkap Gustavo Poyet di Guardian.
(din/a2s)











































