Grant Terdesak, Rijkaard Merapat

Grant Terdesak, Rijkaard Merapat

- Sepakbola
Kamis, 28 Feb 2008 11:45 WIB
Grant Terdesak, Rijkaard Merapat
Jakarta - Posisi Avram Grant di Chelsea terus terdesak menyusul serangkaian insiden yang dialaminya bersama The Blues. Dalam kondisi tersebut nama Frank Rijkaard muncul sebagai kandidat suksesor.

Demikian kabar yang saat ini tengah santer diberitakan media Inggris. Chelsea bahkan dikatakan sudah mendekati Rijkaard saat memutuskan kerjasama dengan Jose Mourinho, namun saat itu sang pelatih Belanda meminta waktu hingga akhir musim.

"Frank akan meninggalkan Barcelona di akhir musim. Itu selalu menjadi rencananya dan jika waktunya tiba, maka 100% dipastikan dia akan hengkang," ungkap seorang sumber dekat Rijkaard seperti diberitakan Guardian, Kamis (28/2/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski sempat jadi spekulasi menyusul selisih poin yang sempat menjauh dari Real Madrid, posisi Rijkaard di Nou Camp saat ini relatif aman. Tertinggal dua angka atas seteru terbesarnya itu, Rijkaard masih berpeluang membawa Barca meraih treble mengingat Charles Puyol dkk juga masih berlaga di Liga Champions dan Copa del Rey.

Hal sebaliknya terjadi pada Avram Grant. Kegagalan menjuarai Piala Carling disebut-sebut membuat tekanan ke arahnya semakin besar, makin memperkeruh suasana adalah insiden keributan antara John Terry dengan Henk Ten Cate serta yang terakhir ancaman gagal mendapatkan Pro License yang merupakan syarat untuk bisa melatih di Liga Primer dan Liga Champions.

"Kontrak dia (Rijkaard) tersisa setahun di Barcelona tapi dia pernah mengatakan kalau Chelsea adalah klub besar. Tentu saja dia akan tertarik jika jabatan itu lowong," lanjut sumber itu.

Sejauh ini Roman Abramovich memang belum memberikan indikasi apapun soal masa depan pelatihnya. Tapi pengusaha minyak asal Rusia itu pastinya sulit menampik Rijkaard jika kemudian benar meninggalkan Barca.

Apalagi orang Belanda itu terbukti mampu menciptakan sepakbola atraktif dan menghibur, sesuatu yang sering didengungkan Abramovich saat masih mempekerjakan Mourinho. (din/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads