Jadilah Seperti Abramovich, Thaksin

Jadilah Seperti Abramovich, Thaksin

- Sepakbola
Jumat, 29 Feb 2008 09:49 WIB
Jadilah Seperti Abramovich, Thaksin
Manchester - Thaksin Shinawatra mengantar Manchester City menjadi kuda hitam Liga Inggris. Tapi jika ingin menandingi Manchester United, orang Thailand itu harus royal seperti Roman Abramovich.

Usai resmi membeli City tahun 2007 lalu, Thaksin serius mengangkat klub tersebut menjadi salah satu kekuatan utama Inggris. Mendatangkan banyak pemain baru plus Sven Goran Eriksson adalah bukti nyata keseriusan niatnya.

Di awal musim The Citizens sempat sangat meyakinkan dan mampu masuk posisi empat besar, tapi seiring berputarnya roda kompetisi mereka mulai tertinggal jauh dan kini duduk di posisi delapan klasemen. Soal hal ini Sven Goran Eriksson punya pendapat sendiri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ingat, Chelsea adalah tim yang bagus, tapi mereka baru bisa berkompetisi dengan (Manchester) United and Arsenal saat (Roman) Abramovich datang. Itu investasi yang sangat besar tapi Thaksin memang tidak berbicara soal berkompetisi dengan United atau yang lainnya, dia membicarakan masa depan," ungkap Eriksson di Dailymail.

Meski di klasemen masih tercecer di papan tengah, namun masuknya Thaksin mungkin sudah memberi berkah buat fans City utamanya dalam persaingan dengan MU. Kalau dalam beberapa musim terakhir mereka selalu jadi pecundang, tahun ini Eriksson sudah dua kali mengalahkan Sir Alex Ferguson.

Tapi itu saja jelas belum cukup. Diakui Eriksson dirinya perlu skuad yang lebih kuat dan solid untuk bia berkompetisi dengan MU -- dan tim lainnya -- sepanjang musim.

"Mengalahkan United dalam satu pertandingan jelas sesuatu yang positif, tapi mengalahkan mereka sepanjang musim atau di ajang internasional, dengan nama besar mereka, akan sangat sulit."

"Usaha ke arah sana (mengejar MU) sangat sulit tapi saya senang dia (Thaksin) membicarakan rencana ke arah itu. Itu target yang realistis jika sumber dayanya ada," sambung pelatih berdarah Swedia itu.

Thaksin kini berada di Thailand untuk menjalani persidangan terkait beberapa tuduhan yang disangkakan padanya. Jika dia dinyatakan tak bersalah, keinginan Eriksson bisa jadi kenyataan karena di negaranya Thaksin masih punya kekayaan senilai 900 juta poundsterling yang saat ini dibekukan pemerintah berkuasa.

Berapa banyak uang yang akan diterima Eriksson memang belum diketahui karena proses pengadilan Thaksin juga belum berjalan. Tapi Thaksin sepertinya sangat yakin kalau klubnya akan bisa mendunia.

"Saya akan membuat tim yang bisa dibanggakan oleh warga Thailand. Dalam jangka panjang akan ada Man City (di) China, Man City (di) Japan dan Man City U.S.A. Di musim selanjutnya, Manchester City akan menjadi seperti Manchester United," seru pria 58 tahun itu. (din/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads