Wenger mengungkapkan bahwa Taylor telah menemuinya untuk meminta maaf atas kejadian yang terjadi di St Andrew Sabtu lalu. Saat itu pemain depan Arsenal Eduardo mengalami cedera patah kaki karena tekel keras Taylor.
Manajer Arsenal ini pun langsung mengkritik keras bahwa pemain Birmingham ini tidak boleh bemain lagi. Namun Wenger akhirnya mencabut pernyataan tersebut karena Taylor telah meminta maaf kepadanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak mencederai Eduardo, bek Birmingham ini telah mendapatkan surat ancaman mati dan email kebencian atas kejadian tersebut. Namun Wenger menolak jika dikatakan reaksinya telah membuat publik memberikan respon tersebut.
"Saya bertanggung jawab dengan apa yang saya katakan namun saya membuka diri dengan yang apa saya katakan. Namun orang yang membuat ancaman mati akan bertanggung djawab dengan apa yang dikatakannya," tukasnya.
(key/key)











































