Semifinal Tanpa Raksasa Premiership

Piala FA

Semifinal Tanpa Raksasa Premiership

- Sepakbola
Senin, 10 Mar 2008 10:40 WIB
Semifinal Tanpa Raksasa Premiership
Jakarta - Babak semifinal Piala FA musim ini hanya menyisakan satu tim Premiership, Portsmouth, yang "dikepung" tiga tim divisi bawah, WBA, Cardiff City dan Barnsley. Siapa juara?

Piala FA memang ajang yang penuh kejutan, di mana klub besar bisa "dibunuh" tim yang levelnya lebih rendah. Namun kalau hanya ada satu tim divisi teratas yang masuk empat besar, ini kali pertama dalam seabad.

Pada hari Sabtu (8/3/2008), Barnsley adalah yang pertama lolos ke semifinal setelah menundukkan juara bertahan Chelsea lewat gol tunggal Kayode Odejayi. Banyak yang lantas berdecak kagum atas prestasi tersebut karena di babak sebelumnya The Tykes, yang saat ini menempati posisi 19 klasemen divisi Championship, juga menghajar Liverpool.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kesuksesan Barnsley jadi "pembunuh raksasa" kemudian diulangi oleh Cardiff City yang menyingkirkan Middlesbrough dengan kemenangan 2-0.

Namun sayangnya, kalaupun Cardiff menang di Piala FA untuk kali pertama semenjak tahun 1927, salah satu hadiahnya tak akan bisa mereka nikmati, yaitu satu jatah tiket Piala UEFA. Alasannya, The Bluebirds bukanlah tim Inggris, melainkan dari Wales.

Satu tim divisi Championship lain yang lolos ke semifinal adalah West Bromwich Albion. The Baggies lolos usai mengandaskan tim divisi II (League One) Bristol Rovers, yang pada babak ketiga sudah menyisihkan tim Premiership Fulham, dengan skor besar 5-1.

Pompey
, satu-satunya wakil Premiership yang tersisa, saat ini jelas diunggulkan. Mereka jadi favorit kuat untuk mengangkat tropi Piala FA yang belum pernah lagi mereka menangi semenjak tahun 1939.

Dalam kurun waktu 21 tahun, musim kompetisi kali ini juga merupakan yang pertama, di mana salah satu dari tim big four --Manchester United, Liverpool, Arsenal dan Chelsea-- tak ada yang masuk semifinal. Semenjak tahun 1987, untuk kali pertama pula babak empat besar kompetisi sepakbola tertua di dunia tersebut diisi oleh tim-tim yang berbeda seluruhnya dari musim lalu.

"Ini bagus buat kompetisi. Setiap tahun yang menang adalah salah satu dari empat besar, namun kali ini akan berbeda," tegas Manajer Pompey Harry Redknapp seperti dilansir Daily Mail, Senin (10/3/2008).


Foto: Para pemain Cardiff City merayakan kemenangan atas Middlesbrough (BBC).Β  (krs/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads