'Samba' Alves Goyang Riverside

'Samba' Alves Goyang Riverside

- Sepakbola
Senin, 07 Apr 2008 11:50 WIB
Samba Alves Goyang Riverside
Jakarta - Nama Alfonso Alves mungkin baru dikenal banyak orang setelah Middlesbrough memboyongnya dengan harga tinggi pada pertengahan musim ini, dan itupun bisa jadi belum benar-benar ngeh. Padahal, penyerang Brasil itu sudah mampu menyamai torehan Romario dan Ronaldo.

Memulai karier sepakbola profesionalnya bersama klub Brasil Atletico Mineiro, pada tahun 2002 Alves hijrah menuju Liga Swedia untuk bermain buat Orgryte dan Malmo. Di sana, dia mulai memperlihatkan naluri tajam dalam membobol gawang. Selama dua musim beruntun, Alves mampu menempatkan namanya sebagai pencetak gol terbanyak kedua.

Hal itu yang lantas membawanya ke Belanda. Pemain dengan tinggi 1,85 meter ini digaet Heerenveen, klub yang juga pernah dibela nama-nama tenar seperti Ruud van Nistelrooy, Marcus Allback, Jon Dahl Tomasson, Klaas-Jan Huntelaar, Georgios Samaras dan Erik Nevland. Dengan harga 4,5 juta euro (sekitar Rp 64,8 miliar) Alves menjadi pemain termahal dalam sejarah klub.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemain kelahiran Belo Horizonte, Brasil, pada 30 Januari 27 tahun silam tersebut langsung membuktikan harganya dengan menjadi "raja gol" Eredivisie pada musim 2006-07 dengan mengemas 34 gol, yang juga merupakan rekor gol buat Heerenveen.

Raihan tersebut membuatnya jadi orang Brasil ketiga yang menjadi topskorer di Divisi Satu Belanda setelah Romario dan Ronaldo, serta orang Brasil kedua yang bisa mencetak lebih dari 30 gol --setelah Ronaldo melakukannya pada musim 1994-95 (30 gol). Menurut Wikipedia, jumlah gol Alves itu juga menjadikannya sebagai runner-up Sepatu Emas Eropa, tertinggal satu poin dari Il Capitano AS Roma Francesco Totti.

Di musim keduanya bersama Heerenveen, ketajaman Alfes belum luntur. Pada pertandingan keduanya di musim tersebut, dia mencetak tujuh gol ketika timnya membantai Heracles Almelo 9-0, tanggal 7 Oktober 2007. Namun kali ini Alves tak bakal lagi jadi topskorer Eredivisie karena Middlesbrough kemudian memboyongnya pada bursa transfer musim dingin.

Alves jadi warga Riverside pada 31 Januari 2008 menjelang tengah malam, alias menit-menit akhir batas penutupan transfer pemain. Meski diperkirakan digaet dengan harga 12,7 juta pound (sekitar Rp 232 miliar), tak dijabarkan berapa harga resmi yang digelontorkan Boro kendati harga tersebut dipastikan jadi rekor buat klub itu.

Beberapa hari setelah mendapatkan ijin kerja, Alves disambut tarian samba di stadion yang jadi "rumah" barunya. Debutnya dijalani sebagai pemain pengganti pada 9 Februari 2008 melawan Fulham, sebelum jadi starter tanggal 27 Februari menghadapi Sheffield United di laga Piala FA.

Dengan harganya yang mahal, banyak yang mulai kecewa setelah dia belum kunjung bikin gol. Namun Manajer Boro Gareth Southgate punya jawaban.

"Aku tahu dia (Alves) akan butuh waktu --sudah kubilang seperti itu sejak hari pertama kami mendatangkannya dan tak ada yang berubah. Aku cukup senang dengan situasi ini. Seperti pemain yang datang dari luar negeri dan beradaptasi dengan bahasa berbeda, akan butuh waktu tiga bulan atau lebih buatnya untuk menyesuaikan diri," bela Southgate suatu ketika.

Kepercayaan sang manajer pun akhirnya dijawab Alves dengan membuat gol perdana, yang jumlahnya sekaligus langsung dua. Lebih luar biasa lagi, gol tersebut lahir dalam pertandingan melawan klub tangguh Premiership yang juga merupakan juara bertahan dan pimpinan klasemen sementara, Manchester United.

Gol itu seolah-olah menguatkan ucapan Southgate kalau Alves memang hanya perlu waktu untuk bisa kembali membobol gawang. Dengan golnya pula, Alves memberikan jawaban kalau dirinya sudah mulai nyetel dan sekarang siap "menggoyang" Liga Primer Inggris dengan aksinya.

Gawang siapa lagi yang nanti akan jadi korban "tarian Samba" Alves?

(krs/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads