Premiership Kembali ke TV Lokal?

Astro Dilarang Siaran

Premiership Kembali ke TV Lokal?

- Sepakbola
Minggu, 13 Apr 2008 08:04 WIB
Premiership Kembali ke TV Lokal?
Jakarta - Pihak Astro Hingga kini belum bisa memastikan kapan akan bisa kembali mengudara. Dengan Liga Inggris yang makin sengit memasuki pekan-pekan terakhir, ada kemungkinan Premiership disiarkan televisi lokal. Bisakah?

"Kami juga kecewa sebagaimana pelanggan kami merasa kecewa. Astro sangat kecewa karena kami memperoleh itu (hak siar Liga Inggris) dari konten profider, tapi kini kami dilarang menyiarkannya," ungkap Direktur Komunikasi PT Direct Vision, Halim Mahfudz, dalam perbincangan dengan detiksport, Minggu (13/4/2008).

Seperti diberitakan sebelumnya, Astro menghentikan siaran sejak Jumat (11/4/2008) kemarin atas permintaan Departemen Komunikasi dan Informasi. Depkominfo menjerat PT Direct Vision sebagai pengelola Astro dengan empat masalah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kalau kemudian siaran Liga Inggris mungkin tak akan bisa dinikmati dalam waktu dekat itu karena pihak Astro juga tak tahu sampai kapan penghentian siaran tersebut berlangsung. Padahal televisi berbayar asal Malaysia itu mengaku sudah memenuhi semua syarat yang diminta Depkominfo.

Saat ditanya soal kemungkinan menjual hak siar Liga Inggris pada televisi lokal tanah air, Halim tak membantah. Pembicaraan dengan beberapa stasiun televisi lokal bahkan sudah dilakukan.

"Pembicaraan dengan televisi lokal sudah dilakukan, dan masih berlangsung hingga kini. Itu kami lakukan karena benar-benar ingin menyajikan yang terbaik," lanjut Halim yang mengelak menginformasikan stasiun televisi mana saja yang sudah melakukan pembicaraan dengan pihaknya.

Namun mengembalikan aksi Cristiano Ronaldo, Cesc Fabregas dan Steven Gerrard cs ke tevisi lokal bukannya tanpa kendala. Selain masalah infrastruktur yang dimiliki televisi lokal, Halim juga menyoroti ikatan bisnis yang mungkin sudah disepakati televisi lokal dengan rekanan lain, pemasang iklan misalnya.

"Kami sangat ingin menjual ke televisi manapun, (tapi) masalahnya terkait dengan kontrak. Siapa yang punya infrastruktur? tak semua bisa menerima sinyal satelit, masang sinyal satelit gak gampang. Jangan-jangan stasiun televisi itu sudah punya kontrak dengan iklan," beber Halim.

Sayangnya kalaupun akhirnya dijual ke stasiun televisi lokal, butuh waktu yang singkat untuk menyepakati deal-nya. "Itu semua terkait kontrak masing-masing stasiun televisi tadi dan berbagai kesiapannya. Jadi itu butuh waktu cukup lama," pungkas Halim. (din/arp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads