Saat ini tak bisa dipungkiri kalau MU menjadi klub dengan statistik terbaik di Premiership. Posisi puncak klasemen yang mereka tempati sudah menggambarkan hal tersebut.
Tapi itu belum semua karena MU kini tercatat sebagai tim paling produktif dengan mencetak 72 gol serta punya pertahanan terbaik karena baru kebobolan 18 kali. Bandingan dengan Chelsea yang perbandingan memasukkan dan kemasukan adalah 59:24 atau Arsenal yang 64:29.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari pertemuannya dengan tiga anggota 'empat besar' itu, 'Setan Merah' mampu mengumpulkan 13 dari 15 poin maksimal yang bisa didapat. Jumlah tersebut datang dari kemenangan 2-0 atas Chelsea, hasil 2-2 dan 2-1 dari Arsenal serta dua kemenangan 1-0 dan 3-0 dari Liverpool.
Jumlah tersebut tentu bisa bertambah jika Ryan Giggs cs mampu meraih kemenangan atau setidaknya bermain imbang saat melawat ke Stamford Bridge, 26 April mendatang.
Sementara Chelsea justru mengumpulkan poin yang minim dari pertemuannya dengan The Big Four, lima angka dari maksimal 15. Selain kalah 0-2 dari MU, The Blues juga tumbang 0-1 saat bertandang ke Emirates Stadium meski kemudian menang 2-1 ketika menjamu Arsenal. Sementara dengan Liverpool pasukan Avram Grant dua kali imbang 1-1 dan 0-0.
Raihan Arsenal dan Liverpool di posisi terbawah empat besar juga tak memuaskan. The Gunners mendapat enam poin sementara The Reds cuma mendapat empat, padahal kedua klub bisa maksimal bisa mengamankan 18 poin.
"Saya (pernah) katakan kalau hasil pertandingan antara empat klub teratas akan menjadi kunci musim ini dan itu terbukti benar. Syukurlah kami tampil baik danm mendapat hasil saat menghadapi rival utama, karena kami (justru) kehilangan poin pada pertandingan lain," ungkap Fergie di TheSun.
Total sudah empat kali MU kalah sepanjang musim ini di Premiership, dengan dua di antaranya datang dari Manchester City dan Bolton Wanderers serta West Ham United. Uniknya, saat menghadapi tim papan atas, "Setan Merah" justru selalu mendapatkan poin.
Dengan kata lain, kunci MU jika kemudian menjadi juara musim ini justru dari laga sengit dengan pesaing-pesaing terdekatnya. (din/a2s)











































