Nama dan kemampuan Fletcher memang tak sepadan dengan Paul Scholes, Owen Hargreaves, Michaell Carrick ataupun Anderson. Jadi tak heran jika perannya dinilai tak cukup signifikan bagi kesuksesan Setan Merah.
Meski demikian, bukan berarti keberadaannya sama sekali tak diperlukan. Dua musim belakangan, ia bersama John O'Shea menjadi figur yang amat berguna menyusul bertumbangannya para pemain inti lantaran cedera. Lagipula, keduanya lumayan mampu bermain bukan di posisi aslinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anda harus bersabar dan menunggu kesempatan. Jika itu datang, saya siap mengambilnya. Musim depan, saya berharap bisa bermain lebih sering. Persaingan di klub akan selalu ada. Itulah yang harus Anda hadapi," kata Fletcer di Goal, Sabtu (12/7/2008).
Fletcher sebenarnya sempat diminati Everton. Pelatih David Moyes menginginkannya untuk memperkuat barisan tengah The Toffees yang baru saja ditinggalkan Lee Arsley. Namun, kendati peluangnya untuk bermain di tim inti jauh lebih besar, Fletcher menolak tawaran itu dengan tegas.
"Hal terpenting bagi saya adalah fokus ke Manchester United. Itulah yang harus dilakukan, meski seseorang mengatakan hal lain kepada Anda," demikian ungkapnya. (key/key)











































