Pada 11 Januari 2008 lalu, Anelka resmi diboyong ke Stamford Bridge. Harapan tinggi digantungkan pada penyerang Prancis itu.
Anelka diproyeksikan jadi tumpuan mengingat tipisnya lini depan Chelsea. Didier Drogba dan Salomon Kalou sedang berjuang membela negaranya di Piala Afrika sementara Andriy Shevchenko dibebat cedera pergelangan kaki.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akan tetapi, raihan golnya musim lalu terhenti sampai situ. Dua gol tersebut menandai musim pertamanya buat Chelsea.
Anelka jelas tak puas dengan torehan sepasang gol tersebut. Pemain berusia 29 tahun itu pun menyalahkan Grant yang memosisikannya tidak pada posisi ideal ketika masih membesut Chelsea.
Ketika klub London itu sudah ditangani Luiz Felipe Scolari, Anelka pun mulai menampakkan produktivitas dengan bikin gol dalam laga ujicoba Chelsea melawan Chengdu Blades dan Malaysian XI. Kendati tim lawan-lawannya masih selevel di bawah, gol tetap bikin lega.
"Bagus buat saya untuk bermain di depan karena musim lalu saya tak bisa. Saya bermain di tengah, di kanan atau di kiri. Saya tak pernah bermain di kanan atau kiri semenjak datang ke Inggris. Saat Anda datang ke klub baru, Anda ingin bermain di posisimu dan Anda ingin sukses," tegas Anelka seperti dikutip Daily Mail.
(krs/a2s)











































