Menez dibawa ke Olimpico pada Agustus lalu dari AS Monaco, ketika Roma masih sibuk mencari pemain berkarakter menyerang yang tinggi, menyusul kepindahan Amantino Mancini ke Inter.
Perekrutan Menez sempat memunculkan optimisme karena pemuda berusia 21 tahun itu disebut-sebut sebagai salah satu bintang masa depan Prancis. Sekali waktu ia bahkan pernah dikomparasikan dengan Zinedine Zidane.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari permainan buruknya saat dimainkan di 15 menit terakhir derby Roma dua minggu, terbetik kabar bahwa pelatih Luciano Spalletti mencapai puncak kekecewaan dan berniat melepas pemain bernomor punggung 24 itu.
Isu yang beredar, Menez akan dikirim kembali ke Prancis di bulan Januari. Namun hal itu mendapat bantahan dari agennya yang bernama Jean Pierre Bernes. Ia menyadari bahwa Menez belum kelihatan, tapi ini hanya masalah waktu.
"Jeremy baik-baik saja. Wajar kalau seorang pemain muda kesulitan untuk langsung memberi imbas pada sebuah klub dan kota yang besar," ujar Bernes kepada Laroma24.it.
"Dia tidak akan hengkang. Roma tim yang ideal buat dia, karena banyak pemain juara di sini dan pelatihnya hebat. Ini hal dasar untuk seorang pemain yang masih butuh waktu untuk membuktikan kemampuannya di sebuah klub besar. Dia tahu, dia bisa belajar lebih banyak lagi di Roma. Ini yang penting."
Sejauh ini Spalletti mengandalkan penyerangan pada sosok Mirko Vucinic, Francesco Totti, dan Julio Baptista. Jika tidak cepat meningkatkan kemampuannya, mungkin akan lebih lama Romanisti bisa menyaksikan talenta seorang Menez.
(a2s/key)











































