Dalam pertandingan yang dihelat di Giuseppe Meazza, Minggu (14/12/2008), Inter yang sudah unggul dua gol sempat terkejar menjadi 2-2. Beruntung di akhir laga Zlatan Ibrahimovic tampil gemilang dan mengamankan kemenangan timnya menjadi 4-2.
Mourinho pun mengecam performa anak asuhnya itu. Ia menyerang performa lini tengah Nerazurri yang diisi oleh Dejan Stankovic, Sulley Muntari dan Esteban Cambiasso yang tidak bisa menerjemahkan keinginannya untuk menekan lawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak suka cara berbertahan kami. Para gelandang tak cukup mem-pressing lawan. Setelah mencetak dua gol, setiap orang mengira pertandingan telah berakhir," sesal mantan pembesut Chelsea ini.
Inter bahkan sempat tertekan setelah dalam waktu singkat Chievo dapat mecetak dua gol melalui Sergio Pellisier (51) dan Simone Bentivoglio (65). Beruntung kemudian tuan rumah berhasil menemukan ritme permainan dan unggul lagi melalui dua gol Zlatan Ibrahimovic.
"Saya sangat mengapresiasi reaksi anak-anak setelah Chievo menyamakan kedudukan. hasil imbang sangatlah buruk buat kami setelah unggul dua gol," pungkas Mourinho, yang juga secara khusus memuji permainan Ibrahimovic dan Luis Figo.
(a2s/arp)











































