Hubungan Adriano dengan Mourinho memang sejak lama dikabarkan sudah tak harmonis. Yang menjadi penyebabnya adalah kebiasaan penyerang asal Brasil itu melakukan tindakan indisipliner.
Sudah bukan rahasia lagi apabila Adriano sangat akrab dengan kehidupan malam. Ia kerap ber-dugem hingga pagi yang kemudian menyebabkannya telat datang ke pusat latihan. Sebuah kebiasaan yang tak disukai Mourinho.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, kabar tersebut ditolak mentah-mentah oleh Mourinho. Meskipun ia kerap melupakan Adriano, pada kenyataannya ia tetap percaya pada kemampuan sang pemain. Yang diinginkannya hanyalah agar L'Imperatore mengubah kebiasaan buruknya.
Akhirnya Adriano pun diberikan kesempatan bermain oleh Mourinho pada laga melawan Genoa dinihari tadi. Ia dimasukkan ke dalam starting eleven dan didapuk menjadi tombak lini depan berduet dengan Hernan Crespo.
Kesempatan ini tak disia-siakan olehnya. Ia beberapa kali memperoleh peluang untuk mencetak gol, meski hasilnya masih nihil. Lalu, tibalah pertandingan di menit 20.
Giuseppe Biava mengganjalnya di kotak terlarang dan wasit pun memberikan hadiah penalti bagi Inter. Biava diberi kartu merah dan Adriano maju sebagai eksekutor. Sial baginya, kiper Alessio Scarpi masih bisa menghalau sepakannya.
Meskipun demikian, Adriano tak patah arang. Terbukti ia akhirnya membawa La Beneatama unggul 1-0 pada menit 75, usai menyundul bola hasil umpan lambung Maxwell.
Namun, ia tak bermain di sepanjang pertandingan yang harus diakhiri oleh extra time itu. Pada menit 77, Mourinho menariknya keluar untuk digantikan oleh Zlatan Ibrahimovic. Cukup sudah permainannya untuk hari ini.
Toh demikian, Mourinho tetap melontarkan pujiannya. Ia menyebut bahwa Adriano telah bermain dengan baik meski masih membutuhkan beberapa perbaikan. Gagal mengeksekusi penalti dengan baik pun tak jadi soal.
"Dia telah melakukan tugasnya. Dia memang belum berkembang untuk urusan kepercayaan diri dan kecepatan, tetapi saya bahagia untuknya dan juga keseluruhan tim," ujar allenatore asal Portugal itu di Goal.
"Jika Adriano bermain dengan bagus, maka kegagalannya dalam menendang penalti pun tak berarti banyak," tandasnya.
(roz/din)











































