Roma Semakin Mantap

Roma Semakin Mantap

- Sepakbola
Senin, 26 Jan 2009 01:48 WIB
Roma Semakin Mantap
Napoli - AS Roma sudah menemukan konsistensi permainannya, dan tahu-tahu sudah masuk papan atas klasemen Seri A. Dan konsistensi itu diraih kala sang maskot Fransesco Totti tidak hadir.

Roma memulai musim dengan buruk. Mereka ditahan 1-1 oleh Napoli di pekan pembuka, lalu mulai tak konsisten di sepanjang bulan September. Sempat menghuni tangga kelima di pertengahan bulan, kemudian anjlok ke urutan 10 di penghujung bulan.

Oktober 2008 menjadi bulan paling buruk bagi Philippe Mexes dkk. Tiga kekalahan dari tiga pertandingan membuat juara musim 2000/01 ini terpuruk di peringkat ke-15. Kekalahan dari Juventus di awal November serta hasil imbang melawan Bologna sepekan kemudian, membuat Serigala Ibukota terpaku di urutan ke-17 atau satu strip di atas zona degradasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun setelah itu Roma mulai bangkit. Roma mampu memanfaatkan tingginya tensi dan emosi di derby melawan Lazio, sebagai tonggak kebangkitan. Kemenangan demi kemenangan diraih sejak menekuk Lazio 1-0 pada 16 November 2008.

Setelah Lazio, empat kemenangan berturut-turut bisa diraih. Baru di laga akhir tahun, melawan Catania (21/12/2008), rekor itu berhenti. Roma tumbang, ditambah lagi harus kehilangan Totti akibat cedera. I Gialorossi menutup tahun 2008 dengan berada di posisi ke-11.

Absennya sang kapten sempat menimbulkan keraguan. Namun, keraguan itu mulai memudar dengan hasil tak pernah kalah di sepanjang bulan ini: tiga kali menang, satu seri.

Raihan sepuluh poin mendongkrak posisi I Lupi sebanyak lima tingkat. Dari peringkat 11, kini berada di peringkat keenam. Lonjakan itu terjadi setelah Roma menundukkan Napoli 3-0 malam ini, Minggu (25/1/2009) WIB.

"Kami berjuang untuk menguasai laga dan kembali ke jalur persaingan. Kami bangkit dari situasi sulit, kini kami berada dalam bentuk yang baik dan semua akan menjadi mudah. Kami bisa menunjukkan kualitas," tutur Spaletti pada Channel4, merujuk pada penampilan terakhir anak-anak buahnya di San Paulo.

"Hasil 3-0 merupakan modal baik untuk kembali bersaing di Seri A. Penampilan malam ini menunjukkan kekuatan dan teknik luar biasa yang kita punyai kala menghadapi lawan yang bermain baik. Namun hasil itu didapat melalui perjuangan keras," tuturnya.

"Tentu saja kami bisa mematok posisi keempat sebagai target, yang di waktu-waktu lalu sepertinya sudah tak mungkin. Kami mengincar tempat di Liga Champions, dan akan melakukan apa pun untuk mencapainya," pungkas pelatih berkepala plontos ini.

(a2s/roz)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads