Pada laga Inter Milan versus Fiorentina, Senin (16/3/2009) dinihari WIB, terjadi situasi perebutan bola pada menit 63. Santon menerjang bola yang terlepas dari penguasaaan Comotto namun terjangan kaki Santon itu malah mengenai badan dari pemain lawan. Wasit Daniele Osari pun meneruskan permainan karena bola sedang dalam penguasaan para pemain Fiorentina.
Osai baru memberikan hukuman kartu kuning kepada bek berusia 17 tahun itu beberapa saat kemudian. Ganjaran yang diberikan oleh wasit itu membuat para ofisial Fiorentina berang karena mereka menganggap perlakuan Santon terhadapa Comotto itu berpotensi membuat cedera pada sang pemain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Santon yang dianggap biang keladi cedera Comotto pun langsung meminta maaf kepada kubu Fiorentina, khususnya kepada Comotto. Secara jujur ia mengakui, bahwa Osari sang pengadil di lapangan saat itu terlalu 'baik' kepada dirinya.
"Sejujurnya, saya merasa wasit terlalu baik pada saya," aku Santon kepada Il Corriere Dello Sport yang dikutip Goal.
Namun, ia mengatakan bahwa sebenarnya ia tak ada niatan untuk melakukan hal tersebut. Santon hanya berniat untuk memenangkan bola liar yang ternyata malah sampai mencederai Comotto.
"Saya tidak berpikir untuk melakukan apa yang telah saya lakukan. Saya berniat untuk mengambil bola tersebut, namun dalam sekejap Comotto bergerak menuju bola tersebut dan saya tidak bisa berhenti saat itu," demikian tuntasnya.
(mrp/arp)











































