Hasil imbang 2-2 saat melawan Lecce, Minggu (3/5/2009) malam WIB membuat Juve semakin terpaku di peringkat ketiga klasemen sementara Seri A. Perjuangan Alessandro del Piero dkk untuk merebut posisi kedua semakin berat dan kini tertinggal empat poin dari runner up sementara AC Milan.
Ini juga merupakan kali kelima Juventus gagal meraih kemenangan dalam lima pertandingan terakhir. Kondisi ini tak pelak membuat Juventini kecewa. Diberitkan Channel4, dalam laga melawan Lecce di Stadion Olimpico Grande Torino tersebut, Juventini terus mengeluarkan cibiran bagi para pemain, pelatih, dan dewan direksi Juventus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ranieri menilai, anak-anak asuhnya gagal menerjemahkan strategi yang dia inginkan. "Kami mungkin lebih banyak berlari, namun itu tidak berarti apa-apa karena kami bermain tanpa organisasi yang baik dan taktik tidak berjalang. Imbasnya, kami jadi kelelahan," demikian analisis The Tinkerman.
Hasil negatif ini membuat Ranieri pasrah soal masa depannya di Juventus. "Dalam sepak bola, yang diperhatikan adalah hasil saat ini, bukan masa lalu," tukas pelatih berusia 57 tahun ini.
"Sepuluh hari silam, saya mengatakan bahwa kami harus tetap tenang dan melakukan yang terbaik. Di akhir musim, akan kita lihat apakah rencana musim ini telah terpenuhi dan menyusun rencana ke depan."
"Bila tim ini tetap percaya pada pelatinya, kami bisa terus melaju. Ini merupakan masa-masa yang berat jadi kami harus bekerja keras untuk mengakhirinya," pungkasnya.
Ada pun di laga tersisa, 'Si Nyonya Tua' harus menghadapi AC Milan, Atalanta, Siena, dan Lazio.
(roz/krs)











































