Empat gol tanpa balas dilesakkan Inter ke gawang Milan, Minggu (30/8/2009) dinihari WIB. Sepasang dibuat sebelum Gennaro Gattuso dikartu merah dan dua lainnya ditambah ketika Nerazzuri sudah unggul jumlah pemain.
"Permainan berubah karena Inter berbeda dari musim lalu. Kedua tim bermain dari kaki ke kaki dan memberikan inisiatif ke lawan, karena kedua tim kuat dalam serangan balik. Kami bikin gol pertama dan setelahnya berjalan satu arah, kami tak ada tanding," kata pelatih Inter Jose Mourinho di Football Italia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami memainkan filosofi yang berbeda total dibandingkan musim lalu dan dalam cara yang belum pernah saya lihat dimainkan Inter. Saya suka menang, tapi saya juga suka bermain dengan bagus dan tim ini mencapai itu."
"Kini ada partai Liga Champions lawan Barcelona dan kami bisa mendapat gambaran apa yang bisa kami capai di kompetisi itu," papar dia seperti memberi ancaman untuk lawan-lawan Inter di Italia sekaligus Eropa.
Dari komentar-komentarnya tadi, Mourinho boleh terkesan sudah sangat percaya diri dengan Inter yang ada saat ini. Tapi dia juga tidak lupa laga pertama Inter di Seri A melawan Bari, saat ditahan 1-1, dan menjadikan itu pelajaran berharga.
"Pekan lalu kami bermain buruk, dalam olahraga ini sulit memprediksi dan Anda takkan pernah bisa tahu apa yang terjadi besok," demikian Mourinho.
(krs/nar)











































