Santon yang mencuri perhatian publik dengan penampilan ciamiknya sejak menjalani debut di paruh akhir musim lalu, kini hanya menjadi penghangat bench Inter.
Hal tersebut juga berimbas di tim nasional Italia. Santon yang sudah diangkat ke tim senior sejak Juni silam baru satu kali dimainkan, itu pun sebagai pemain pengganti pada saat Azzurri mememetik kemenangan 2-0 atas Bulgaria.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada saat itu Santon tidak berkomentar, malahan Pelatih Inter, Jose Mourinho yang langsung bereaksi atas komentar Canna tersebut. Kini setelah sekian lama hanya belum juga dapat secara reguler bermain, Santon angkat bicara.
Pemain berusia 18 tahun itu mengatakan bahwa apa yang disarankan Canna itu benar adanya. Namun di sisi lain, ia masih merasa berat meninggalkan La Beneamata yang menurutnya masih cukup nyaman untuk dihuni.
"Cannavaro sebelumnya mengatakan bahwa saya perlu terus bermain jika ingin bermain di Azzurri. Well, dia ternyata benar karena jika Anda hanya bermain sedikit, Anda masih memerlukan pengalaman di tempat lain," tuturnya di Football Italia.
"Saya berharap dapat ambil bagian di Piala Dunia 2010. Dan saya masih berharap saya masih menjadi pemain Inter. Saya tidak ingin pergi namun saya menyerahkan pada klub tentang masa depan saya."
Sejauh ini Santon baru tiga kali bermain sebagai starter di semua ajang kompetisi yang dilakoni Inter. Selain karena performanya yang menurun, Mourinho sendiri lebih memilih Cristian Chivu sebagai bek kiri.
(roz/krs)











































